Bupati Pandeglang Langsung Mengunjungi Tiga Lokasi Korban Bencana Alam

38.045 dibaca
Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menengok korban bancana gempa bumi, 23 januari 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Paska terjadinya gempa bumi yang bersumber di Banten beberapa jam lalu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, mengunjungi tiga lokasi yang menjadi korban bencana alam tersebut, pada hari selasa, 23 januari 2018.

Bupati Irna Narulita tak sendiri, tapi didampingi oleh Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono, Dansubdenpom III/4-3, Kapten Cpm Samuel BZ,  Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin, dan juga Asda Pemerintahan, Agus Priyadi Mustika.

Advertisement

Adapun lokasi yang dikunjungi, yakni Desa Geredug, Kampung Babakan Sukamaju RT 05/01; Desa Manggungjaya, Kecamatan Bojong; dan kebakaran rumah di Kampung Parakan, Desa Banyumas.

Pada kesempatan tersebut, Irna Narulita meminta kepada Dinas Sosial untuk segera menurunkan bantuan bagi warga yang tertimpa bencana.

“Saya minta bantuan yang diturunkan harus segera, selambatnya satu minggu harus sudah turun. Juga saya menghimbau agar semua elemen masyarakat saling bantu membantu dan tetap siaga, di takutkan ada bencana gempa susulan,” ungkap Irna Narulita saat berada dilokasi kunjungan.

Sementara  Kadinsos Pandeglang, Tati Suwagiharti mengatakan, dirinya akan segera memproses untuk pengajuan korban bencana gempa bumi dan kebakaran yang terjadi di tiga lokasi di Kecamatan Bojong.

“Mudah-mudahan, ini dapat secepatnya turun. Karena harus melalui proses pengajuan, harus melalui desa dan kecamatan, lalu dibawa ke Dinsos (Dinas Sosial), tapi kita akan mencoba melihat anggaran yang ada,  kalau memang ini bisa, di proses dengan cepat sesuai perintah Ibu Bupati, ” kata Tati Suwigaharti.

Ditemui secara terpisah,  Nuryati (56) salah satu korban bencana alam, mengucapkan terimakasih atas kunjungan Bupati Pandeglang beserta jajarannya.

“Saat itu saya lagi di air mencuci piring, kemudian keget melihat gempa, kemudian  pulang ke rumah. Ternyata sudah banyak orang. Saya bingung melihat kondisi rumah, seperti yang sudah ambruk. Sedangkan saya sendiri tinggal hanya dengan cucu. Sementara ini tinggal di rumah sudara terdekat” cerita Nuryati yang menjadi salah satu korban gempa bumi di Banten.

Editor: NA