
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bencana longsor kembali terjadi di Garut Selatan dan menyebabkan terputusnya arus lalu lintas. Lonsor kali ini terjadi di Kampung Ciwaru Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Jumat, 23 Februari 2018.
Kejadian longsor yang terjadi pukul 05.30 WIB tersebut merupakan longsor susulan yang sebelumnya terjadi pada hari Rabu, 21 Februari 2018, di titik yang tidak jauh dari lokasi pertama.
Anggota piket dari Kepolisian Sektor Talegong yang mengetahui kejadian tersebut, langsung berangkat ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melaksanakan penanganan evakuasi. Respon yang cepat dilakukan langsung oleh anggota Polsek Talegong dibantu oleh anggota TNI dengan warga sekitar dengan cara manual.
Kapolsek Talegong, Iptu Amor Patria SE yang memimpin penanganan evakuasi, berusaha menghubungi operator alat berat milik PUPR yang standby di Cisewu, untuk membantu menbersihkan material longsor.
“Kami bersama warga berupaya untuk melakukan evakuasi material longsoran ini dan berusaha menghubungi operator alat berat, namun seakan terkendala oleh sistem birokrasi yang ribet, padahal kejadian tersebut memerlukan penanganan dengan cepat,” ujar Iptu Amor.
Setelah alat berat datang, tidak lama kemudian kendala lain muncul, yakni alat berat itu mengalami kerusakan, sehingga evakuasi dilakukan dengan cara manual sambil menunggu perbaikan alat berat tersebut.
“Meski sempat terkendala karena alat berat rusak, masyarakat, TNI, beserta kepolisian setempat melakukan evakuasi secar normal, hingga alat berat bisa dioperasikan untuk evakuasi,” sambungnya.
Tumpukan material tanah tersebut dan pada pukul 10.30 WIB sudah bisa ditangani, sehingga arus lalu lintas dapat kembali lancar.
Editor: NA










