
BUANAINDONESIA.CO.ID, Sukabumi -Tubuh balita perempuan Yopi (4) anak kedua dari pasangan Cecep (40) dan Lala (35) tersiram air mendidih di kampung Cilimus, desa Cijulang, kecamatan Jampang Tengah, kabupaten Sukabumi. Kamis, 5 April 2018.
Disebutkan oleh Cecep ayah kandung korban, Kejadian bermula saat sang anak Yopan (15) merengek meminta dimasakan mie rebus pada istrinya. Namun saat mie hendak dituangkan ke dalam mangkuk, Yopan sendiri yang menuangkan dan tak sengaja tersenggol oleh Yopi adiknya yang otomatis langsung menguyur semua badan Yopi.
“Anak saya langsung menjerit nangis kesakitan, denger suara itu saya langsung menghampirinya. Dan badannya udah basah kuyup kulitny merah,” terangnya,
Tanpa pikir panjang, dirinya langsung membawa Yopi ke bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Karena anaknya yang merengek tak mau dibawa ke puskesmas. Akhirnya Cecep membawanya ke bidan.
“Ini anak saya terus aja nangis engga mau di rawat di puskesmas, pengennnya pulang terus. Ya terpaksa cuma di bawa ke bidan aja, sudah itu pulang lagi,” ujarnya.
Menurutnya, bukan hanya faktor anaknya yang tidak mau dirawat saja. Tapi faktr ekonimilah yang membuatnya terpaksa merawat Yopi dengan seadanya. Cecep berharap ada bantuan baik materil maupun non materil untuk menyembuhkan luka yang di derita anaknya tersebut.
“Saya kerja serabutan, boro boro buat biaya rumah sakit, saya harap ada dari kesehatan (Dinas Kesehatan) dan donator untuk mengupayakan dokter kerumah saya buat mantau kondisi anak saya,” tutupnya.
Editor : NA









