
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang tupoksi orentasi pelayan, para pimpinan SKPD hendaknya memiliki jiwa yang kuat dalam setiap langkah kerjanya.
“ Orientasi pelayanan bukan hanya dihafal, tapi lebih ke implementasi yang bisa dirasakan masyarakat, jangan hanya dibaca”, ujarnya di hadapan peserta apel pagi gabungan, Senin (27/8/2018), di Lapang Setda Kabupaten Garut, termasuk hadir Asisten Pemeritahan dan Kesra, Drs. Dididt Fajar Putradi, M.Si, sebagian para kepala SKPD, dan Ketua BAZNAS serta para pengurusnya.
Wakil Bupati Helmi mencontohkan, saat masyarakat mengantri di pelayanan umum, berapa lama mereka harus antri. “Jangan kalah oleh bank-bank, saat nasabah diperlakukan secara manusiawi. Jangan ‘jaim’ apa lagi merasa malu bersentuhan langsung dengan warga masyarakat”, tegasnya.
dr. Helmi menyarankan supaya pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Garut agar mengikuti aturan yang sudah ditentukan oleh UU ASN. ASN harus memiliki sifat dan watak sebagai bagian kepribadian sebagai abdi negara yang selalu mementingkan kepentingan warga masyarakat .
“ Jadi pimpinan jangan hanya menyerahkan tetapi harus mengarahkan, sebagai kepala dinas harus bisa memilah dan memilih mana yang harus diperhatikan dan didahulukan dalam implementasi sehari hari”, ujarnya
Menurutnya, semua orentasi pelayanan harus dilaksanakan dari mulai pucuk pimpinan, dalam mengambil sikap, menulusuri mengapa dan ada apa, jangan sampai masyarakat yang memerlukan bantuan terlalu lama menunggu.










