Hadir Dalam Kegiatan Jalan Sehat Di Kemenag Garut, Bupati Tekankan Pentingnya Kesehatan Tubuh

19.784 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Ke 73 Kementerian Agama RI, Kantor Wilayah Kementerian Agama Garut menyelengarakan acara Jalan Sehat yang diikuti oleh instansi di jajaran kementerian agama kabupaten Garut, Sabtu 29 Desember 2018, hadir dalam kegiatan jalan sehat Bupati Garut H Rudy Gunawan beserta Ibu Diah Kurniasari, Kakanwil Depag Undang Munawar, Asda I, Kabag Kesra dan Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah ( FKDT ).

Advertisement

Dalam sambutannya Bupati Garut H Rudy Gunawan menekankan pentingnya berolah raga bagi kesehatan tubuh kita, saat ini Gubernur Jawa Barat telah mendeklarasikan sebuah gagasan yang dinamakan Jabar Juara, solusi untuk menjaga kesehatan adalah berolahraga yang murah dan mudah yaitu jalan sehat.

” Melalui Gubernur Ridwan Kamil Jawa Barat sekarang telah mendeklarasikan menjadikan Jawa Barat Juara Lahir Bathin, karena dalam Jiwa yang Sehat terdapat adanya Bathiniyah yang sehat juga “, terang Bupati Rudy Gunawan.

Sambung Rudy Gunawan, dalam kehidupan islami kita dituntun untuk memiliki keseimbangan, kita harus mencari keselamatan hidup dunia dan akhirat.

” Untuk itu kita mari bersama – sama seperti apa yang disampaikan Kemenag bagaimana kita mengejar keselamatan, kemuliaan hidup di dunia, tentunya kita siap memiliki tabungan amal ibadah untuk berhadapan dengan sang maha pencipta kelak di kemudian hari”, tutur Rudy Gunawan.

Diakhir sambutan Rudy Gunawan menyampaikan, selamat memperingati hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke 73, serta berterima kasih kepada jajaran Kemenag Garut yang telah bekerja dengan baik serta kepada sekolah – sekolah MI, MTS dan MA yang telah membangun karakter generasi muda Kabupaten Garut menjadi yang berakhlakul Karimah.

” Karena membangun Akhlak lebih sulit daripada membangun fisik sarana dan prasarana sekolah, asal ada uang dan pemborong yang amanah”, ujar Rudy Gunawan.

Dalam kesempatan itu pula Bupati Rudy Gunawan menyampaikan bahwa untuk intensif guru ngaji di madrasah takmiliyah yang sebelumnya 2 Milyar naik menjadi 4 Milyar.