Antisipasi Banjir Di Kecamatan Leles, Ini Langkah Pemkab Garut

22.778 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Menindaklanjuti hasil pertemuan Bupati Garut dengan anggota DPD RI ,Jumat ( 21/ 6 ) terkait aduan masyarakat berkenaan dengan keberadaan PT Changsin di kecamatan Leles, Bupati Garut H Rudy Gunawan didampingi Kepala SKPD terkait mendatangi PT Changsin, Selasa 25 Juni 2019.

Dikatakan Bupati, kedatangannya ke PT.Changsin dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat ke Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) RI yang mempertanyakan Izin Analisan Dampak Lingkungan ( Amdal ) PT Changsin yang diduga tidak dilaksanakan sesuai aturan yang telah ditentukan.

Advertisement

” kami juga ingin agar masalah yang berhubungan dengan masyarakat komunikasinya diperbaiki, jadi intinya adalah kami ingin menjalankan yang namanya Amdal, yang kebetulan kepada PT.Changsin dan beberapa perusahaan tambang ada yang melaporkan kepada DPD RI” terang Rudy Gunawan.

Kemudian lanjut Bupati, Para anggota DPD RI mempertanyakan langkah – langkah Pemkab Garut dalam rangka mengatasi banjir yang sering terjadi di Leles tatkala hujan deras.

” Maka dari ini kami akan melaksanakan aksi secara bersama – sama antar seluruh Perusahaan bukan hanya cangsin saja tetapi perusahan – perusahaan lain, bagaimana upaya – upaya di dalam dikawasan pabrik mengatasi air yang begitu besar, pengelolaannya bagaimana, keluarnya kemana, misalnya ke jalan, itu menjadi tanggung jawab kami, yang menjadi tanggungjawab perusahaan sebagaimana seharusnya AMDAL sepenuhnya dilaksanakan perusahaan. Nanti juga yang menjadi kewenangan Pemkab Garut kita pun akan segera melakukan upaya – upaya penyelesaian, kalau melihat dari sisi resapan Changsin sangat bagus sekali dimana ruang terbuka hijau diatas 70 % dari yang dibangun” tutur Bupati.

Untuk itu lah sambung Rudy, bagaimana langkah – langkah yang dilakukan dan akan dilakukan oleh Changsin dalam rangka mengatasi masalah air.

” Kami memberikan waktu 3 bulan untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini, nanti ketika bulan Oktober sudah musim hujan, permasalahan banjir ini bisa selesai, nanti juga kami akan menghadap Gubernur karena ini juga menjadi perhatian Provinsi Jawa Barat setelah ini dilakukan langkah – langkah yang kongkrit dalam rangka mengatasi banjir, yang lainnya tidak ada masalah” paparnya.

Bupati menjelaskan, untuk mengatasi air yang menuju ke jalan raya, Pemkab Garut akan mengajukan pelebaran saluran air 2 meter untuk bahu jalan kiri dan kanan di sepanjang jalan Leles ke Provinsi Jawa Barat.

” Kami akan terus berkoordinasi dengan provinsi juga ke bapak gubernur karena draiense di kiri kanan jalan Leles tersebut adalah Kewenangan provinsi, dan kami harap di anggaran perubahan atau di murni 2020 pihak provinsi sudah melakukan upaya pelebaran Drainase kiri dan kanan jalan Leles” harapnya.

Sementara itu pihak manajemen PT Changsin langsung merespon untuk mengatasi banjir dengan membangun kolam – kolam penampung air ( embung ) dibeberapa lahan yang masih kosong, Changsin juga telah membuat Water Tank dengan kapasitas 300 ton.

” Sementara di bawah depan gerbang ada Water Tank yang bisa menampung 1000 ton air, mudah – mudahan sebelum Oktober semua embung – embung air bisa mengatasi banjir di Leles”, ungkapnya.