Bupati Garut Memghadiri Ground Breaking Ceremony Penataan Kawasan pariwisata Situ Bagendit

12.070 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bersama Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil dan Forkopimda kabupaten Garut, Bupati Garut H Rudy Gunawan menghadiri acara Ground Breaking Ceremony penataan kawasan pariwisata Situ Bagendit yang akan di renovasi dengan nilai anggaran kurang lebih Rp 100 Milyar melalui bantuan Dirjen Cipta Karya kementerian PUPR, Rabu 11 November 2020.

Dalam sambutannya Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, renovasi besar yang dilaksanakan hari ini di kawasan wisata Situ Bagendit merupakan hari yang penting dan menjadi sejarah besar bagi kabupaten Garut.

Advertisement

” Ini momen sejarah bagi kabupaten Garut di sektor pariwisata yang ada, saya merasa senang Situ Bagendit akan menjadi destinasi wisata kelas dunia berkat adanya pembangunan renovasi ini” kata Bupati Garut.

Masih kata Bupati, ucapan terima kasih disampaikan kepada bapak Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat bapak Ridwan Kamil dan seluruh elemen masyarakat yang mendorong terwujudnya pembangunan renovasi Situ Bagendit ini.

” Berawal dari acara cukur bersama bapak Presiden RI bersama Persatuan tukang cukur rambut dan dorongan dari bapak gubernur maka hari ini Situ Bagendit akan dipercantik melalui renovasi menjadi destinasi wisata Internasional, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden RI, Dirjen Cipta Karya kementerian PUPR dan bapak gubernur Ridwan Kamil serta seluruh eleman masyarakat yang mendukung pembangunan ini” ucap Bupati Rudy Gunawan.

Hal lain disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menurutnya, terealisasinya pembangunan Situ Bagendit merupakan hasil kerja bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah.

” Ini bukti bagaimana kita bekerjasama dengan baik antar pemerintahan, yang mana ketika pak Presiden RI datang ke sini, saya membisikan keinginan untuk merenovasi Situ Bagendit ini dan Bupati dan Wakil Bupati Garut selaku pemerintah daerah mengawal hingga terwujudnya pembangunan ini” ungkap Gubernur Ridwan Kamil.

Satu hal yang penting imbuhnya, dalam pembangunan ini pihak pengembang wajib untuk melibatkan kebijakan lokal yang ada di sini, memberdayakan masyarakat sekitar, hal lain juga dalam pengelolaan pasca pembangunan harus dikelola secara profesional.

” Rangkul semua elemen yang ada, berdayakan masyarakat baik dalam tahap pembangunan maupun setelah ini selesai, hasil produk lokal harus diutamakan sebelum dari luar, sebagai wujud Pancasila sila ke 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” pungkas Kang Emil.