BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kasus kematian yang terjadi akibat Covid 19 di kabupaten Garut 70 persen menyerang kepada para lansia di atas 50 tahun.
Ini yang menjadi salah satu dasar saat ini Vaksinasi ditujukan bagi para lansia di kabupaten Garut.
Asep Surahman Kepala Bidang Pencegaham dan Pengendalian Penyakit ( P2P ) Dinas Kesehatan kabupaten Garut mengatakan, kasus terkonfimasi Covid 19 di kabupaten Garut saat ini sudah hampir mencapai 15000 kasus dengan angka kematian hampir mencapai 650 orang.

” Dari data yang ada di kabupaten Garut 70 persen angka kematian Covid 19 terjadi pada lansia, oleh karena itu lansia menjadi prioritas utama untuk mendapatkan Vaksin ini” kata Asep Surahman. Selasa 22 Juni 2021.
Disampaikan Asep, ada varian baru yang saat ini sudah masuk ke Indonesia selain varian pertama yang dari Wuhan China.
” Virus Covid ini setiap waktu mengalami mutasi Genetik, di awal kita kena varian dari Wuhan, kemudian di kenal dengan varian B 1117 itu berasal dari Inggris dan sudah ditemukan di Indonesia wilayah Sumatera, DKI bahkan di Karanwang, kemudian B 1135 yang berasal dari Afrika Selatan ditemukan di Bali, nah sekarang yang lebih dahsyat ada varian B 1.617.2 ( Varian Delta ) ” terangnya.
Sambung Asep, kenapa ini sangat berbahaya, karena penyebarannya lebih cepat 60 persen dari varian yang sebelumnya.
” Kita belajar dari India, di sana begitu cepat penyebarannya hingga ratusan ribu perhari yang dinyatakan positif, dan bisa menyentuh 5000 perhari angka kematian” ungkap Asep.
Dikatakan Asep, ini menjadi ” WARNING ” bagi kita bahwa harus lebih berhati – hati virus varian baru ini.
” Yang lebih mengkhawatirkan lagi, ketika kemungkinan ini menyebarnya cepat bisa 60 persen atau lebih kecepatan penyebaranya, yang kedua kemungkinan keparahan menyebabkan kematiannya cukup tinggi, dan kami mendapat informasi bahwa ini bisa menyerang kepada anak – anak bahkan Balita, Kemarin – Kemarin kita untuk kasus anak – anak jarang ditemukan, tetapi untuk varian Delta ini sudah ditemukan cukup banyak menyerang anak – anak” ujarnya.
Untuk itu Asep Menghimbau , untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan dan tentunya harus divaksinasi.
” Laksanakan Prokes merupakan salah satu intervensi di tingkat masyarakat secara umum, tapi ada satu intervensi yang sangat amat mujarab bagus untuk mencegah virus ini dengan melaksanakan Vaksinasi, ingat di Garut ini lebih 70 persen angka kematian Covid itu Lansia, oleh karena itu lansia menjadi prioritas utama di kabupaten Garut yang mendapatkan Vaksinasi itu lansia, saya himbau kepada warga kabupaten Garut yang mempunyai lansia untuk segera lakukan vaksinasi, karena ancaman varian baru di kabupaten Garut dengan daya tular yang cepat dan kemungkinan menimbulkan angka kematian yang tinggi, untuk vaksinasi setelah lansia selesai baru kita bergeser ke masyarakat umum” pungkasnya.










