Tim Gugus Tugas Covid – 19 Garut Tinjau Protokol Covid – 19 Di PT Changsin

12.784 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Tim Gugus Tugas Covid – 19 Kabupaten Garut yang dipimpin oleh Bupati Garut H Rudy Gunawan, Kabag Ops Polres Garut Kompol Apri, meninjau protokoler Covid – 19 ke pabrik PT Changsin yang ada di kecamatan Leles Garut, Senin 18 Mei 2020.

Kepala Gugus Tugas Covid – 19 Bupati Rudy Gunawan mengatakan, kedatangannya tim Gugus Tugas Covid – 19 ke PT Changsin ialah ingin melihat sejauh mana proses protokol Corona yang ada di perusahaan ini, selain itu juga menyampaikan terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di kabupaten Garut akan berakhir Besok, Selasa 19 Mei 2020.

Advertisement

” Kami memang ada relaksasi terhadap PSBB ini, kontek PSBB nya sudah tidak ada, namun protokol Corona masih diberlakukan yang berhubungan dengan tanggap darurat hingga tanggal 29 Mei 2020, apabila tanggap darurat ini diperpanjang bapak Presiden RI, kita tetap melakukan protokol Corona, tapi kalau tanggal daruratnya dibuka, maka kita hanya bersahabat dengan Corona, sosial dan physical distancing tetap harus dilaksanakan” kata Rudy Gunawan.

Rudy Gunawan menyarankan, agar semua protokoler pencegahan penyebaran Covid – 19 di perusahaan ini terus dipertahankan.

Sambung Bupati Rudy, kedua yang lebih penting yaitu agenda pemerintah daerah dalam upaya penyelesaian menyeluruh masalah PT Changsin, terkait jalan dan akses ke kawasan industri bukan hanya ke Changsin saja. Kemudian terkait masalah banjir juga menjadi perhatian penting Pemkab Garut.

” Kita ingin optimalkan sungai Cikawedukan dan sungai Sindangsari yang ada di sini untuk menyelesaikan masalah banjir yang ada di Leles, karena masalah banjir di Leles ini merupakan masalah serius dan menjadi masalah sosial yang cukup berdampak, maka dari ini Pemkab Garut sangat serius untuk segera menyelesaikan masalah banjir ini” ungkap Bupati Rudy Gunawan.

Sementara itu Juru Bicara PT Changsin Sobirin menyampaikan, bahwa PT Changsin diberlakukannya tanggap darurat Covid – 19 telah membentuk tim tanggap darurat yang terus berkoordinasi dengan jubir Gugus Tugas Covid – 19 Bapak Ricky R Darajat secara insten, ketersedian sarana dan prasarana untuk mendukung pencegahan penyebaran Covid – 19 di lingkungan perusahaan.

” Setiap hari tim tanggap darurat yang ada di perusahaan ini selalu mengadakan meeting evaluasi perkembangan di perusahaan terkait kesehatan karyawan” terang Sobirin.

Lanjutnya, setiap hari pemantauan karyawan dan pengunjung kita laksanakan dengan cara pemeriksaan suhu tubuh, kemudian mitigasi untuk khusus area yang beresiko tinggi , perusahaan melakukan penyemprotan desinsfektan setiap hari untuk meminimalisir resiko pemaparan Covid – 19.

” Kesiapan APD dan penggunaan masker diwajibkan ketika karyawan berada di area kerja, alat yang tersedia di lingkungan perusahaan diantaranya promoter system, Kamera thermol di dua lokasi, desinsfektan, hand sanitizer dan masker secara gratis, serta mengurai kepadatan dengan menshif waktu masuk kerja” ungkapnya.

Mengenai penanganan banjir imbuhnya, saat ini perusahaan sedang membangun dua kolam resapan yang masing – masing berukuran 24 M × 10 M x 85 M dengan total seluruhnya 1680 kubik yang terkoneksi ke ruang ground tank, kemudian no 3 dan 4 dibangun tiga kolam resapan masing – masing berukuran 30M x 20M dengan kedalaman 3 M, sehingga untuk ketiga kolam ini total kapasitasnya 1800M kubik.

” Ini telah terkoneksi ke sungai Sindangsari yang ada di Ciburial, kemudian untuk kolam 5 dan 6 masih menunggu kesepakatan dengan Ciburial mengenai dampaknya yang terjadi, serta di pabrik yang lama sudah tersedia tiga ground tank yang dipakai untuk menyiram tanah, untuk di pabrik yang baru tersedia ground tank berkapasitas 1000 kubik, jadi keempat ground tank ini seluruhnya berkapasitas 3500 M kubik dan terkoneksi ke sungai Cikawedukan” pungkasnya.