SMAN Jatinunggal Usung Kearifan Lokal

16.881 dibaca
Apit kepala sekolah SMAN Jatinunggal

BUANAINDONESIA.CO.ID,SUMEDANG- Dengan mengusung kearifan lokal sebagai unggulan utama yang dipajangkan dalam pekan prakarya dan kewirausahaan siswa SMA se-kabupaten Sumedang, Sekolah Menengah Atas Negeri ( SMAN ) Jatinunggal telah berhasil mendongkrak popularitas gula merah serta opak ketan dan berbagai makanan khas dari kecamatan Jatinunggal.

Advertisement

Gula aren dan opak ketan serta aneka makanan tradisional khas dari kecamatan Jatinunggal banyak diminati para pengunjung pada pekan prakarya dan kewirausahaan yang berakhir beberapa waktu yang lalu, gula aren Jatinunggal memang memiliki ciri khas tersendiri, dimana gula aren jatinunggal murni dibuat dari bahan alami dan dimasak secara tradisional tanpa campuran pengawet atau yang lainnya, sehingga apabila di konsumsi rasa manis yang dirasakan akan membuat sensasi tersendiri di lidah, tidak sedikit gula aren Jatinunggal ini dijadikan buah tangan bagi warga d kota besar, begitu pula dengan opak ketan dengan ukuran yang khas ( hampir sebesar piring makan) yang tentunya dengan rasanya yang khas pula.

Apit, Kepala sekolah SMAN Jatinunggal mengatakan, bahwa dalam gelaran pekan prakarya dan kewirausahaan siswa SMA se-kabupaten Sumedang yang berakhir beberapa waktu yang lalu, kami sengaja mengusung tema kearifan lokal, selain untuk memperkenalkan aneka macam hasil prakarya para siswa sekaligus mengangkat nama daerah serta melestarikan tradisi turun temurun.

” Khususnya gula aren, dengan perkembangan zaman yang serba modern, sudah sangat sulit menemukan pengrajin gula aren, namun dengan adanya prakarya dan kewirausahaan, SMAN Jatinunggal mengajarkan kepada para siswa tentang tata cara pembuatan gula aren, Alhamdulillah, hasil kerja keras seluruh pembimbing PKWU para siswa telah berhasil membuat gula aren dengan resep dan pengolahan tradisional seperti yang diturunkan oleh para leluhur” Ucap Apit, Rabu,16 Maret 2022.

Lebih lanjut Apit menjelaskan, Selain gula aren, sekolahnya juga mengajarkan pembuatan opak ketan serta aneka makanan tradisional khas Jatinunggal. Pihaknya sengaja mengusung tema kearifan lokal sebagai bahan prakarya dan kewirausahaan kepada para siswa agar mereka dapat meneruskan tradisi yang merupakan warisan budaya serta menjadi bekal apabila ingin berwirausaha.

” Dengan pekan prakarya dan kewirausahaan siswa SMA se-kabupaten Sumedang, SMAN Jatinunggal telah berhasil menumbuhkan tunas baru penerus tradisi yang merupakan warisan budaya ” pungkasnya