Sekda Garut: Pesantren Berperan Strategis Membentuk Karakter dan Moral Bangsa

2.346 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter dan pembinaan akhlak masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Istighosah dan Doa Bersama Haol Akbar Pondok Pesantren Fauzan di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (24/1/2026).

Advertisement

Dalam sambutannya, Nurdin Yana menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh jajaran Pondok Pesantren Fauzan atas dedikasi serta kontribusinya dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan pembinaan mental spiritual masyarakat.

Ia menilai keberadaan pesantren menjadi pilar penting yang membantu pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membangun sumber daya manusia yang berakhlakul karimah.

“Pemerintah Kabupaten Garut sangat berterima kasih kepada pesantren yang selama ini konsisten menjalankan program pendidikan dan pembinaan mental. Kontribusi ini sangat besar dan nyata bagi kemaslahatan masyarakat Garut,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti pesantren, pemerintah akan menghadapi tantangan besar dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh karena itu, ia berharap pesantren terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki orientasi spiritual dan akhlak mulia.

Pada momentum Haol Akbar tersebut, Nurdin Yana juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan para pendiri dan pengasuh pesantren yang telah meletakkan dasar pendidikan Islam di Pondok Pesantren Fauzan, agar seluruh amal kebaikannya menjadi pahala jariyah.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut, KH. Atjeng Abdul Wahid, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menjaga adab dan sikap tawadhu kepada guru dan ulama. Ia mengingatkan para santri agar tidak merasa lebih tinggi dari gurunya, meskipun telah memiliki ilmu yang luas.

Mengutip pesan ulama besar Imam Asy-Sya’rani, KH. Atjeng menegaskan bahwa keberkahan ilmu sangat bergantung pada adab seorang murid terhadap gurunya.

Haol Akbar Pondok Pesantren Fauzan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah, tokoh agama, serta unsur pimpinan daerah turut hadir sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pendiri pesantren dalam menyebarkan syiar Islam dan membangun peradaban keagamaan di Kabupaten Garut.