Abad Kedua NU Dimulai, Bupati Garut Ajak Perkuat Kemandirian Ekonomi Umat

1.751 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Momentum satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dimaknai sebagai pijakan baru untuk memperkuat peran organisasi dalam pembangunan umat, khususnya di sektor ekonomi. Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri Opening Ceremony Satu Abad NU 1926–2026 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PCNU Kabupaten Garut di Lapangan SOR Ciateul, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/01/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas kontribusi NU selama 100 tahun terakhir yang konsisten bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Memasuki abad kedua, ia mendorong NU untuk semakin berperan aktif dalam penguatan ekonomi umat melalui kolaborasi dan dukungan kebijakan pemerintah daerah.

Advertisement

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut siap membuka akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau bagi pelaku usaha, khususnya UMKM berbasis potensi lokal. Ia menyebutkan adanya skema pembiayaan dengan bunga ringan yang disiapkan bagi masyarakat.

“Tadi saya sampaikan, pemerintah akan membantu akses modal bagi UMKM. Untuk pinjaman hingga Rp10 juta, bunganya hanya 3 persen. Ini bentuk komitmen kami agar usaha kecil bisa tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Garut juga menyiapkan fasilitas pembiayaan dengan nilai lebih besar tanpa agunan. Bupati menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta lembaga perbankan, termasuk Bank BJB, guna menghadirkan solusi permodalan yang inklusif.

“Harapannya, warga NU khususnya dan masyarakat Garut pada umumnya bisa memperluas aktivitas ekonomi, meningkatkan skala usaha, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Garut, Atjeng Abdul Wahid, menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU versi Masehi ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi. Ia berharap rangkaian kegiatan yang digelar mampu memperkokoh semangat perjuangan NU dalam menjaga dan melayani umat.

“Semoga ini menjadi penguat bagi kami bahwa gerak langkah Nahdlatul Ulama senantiasa berpijak pada nilai himayatul ummah dan khidmatul ummah,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Adis Abdullah Effendi, menjelaskan bahwa peringatan satu abad NU di Kabupaten Garut mencakup tiga agenda utama, yakni Mukercab PCNU, Pameran Bazar UMKM, serta Apel Kebangsaan yang akan dilaksanakan pada 29 Januari 2026. Ia menyebutkan lebih dari 200 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, rangkaian harlah juga dimeriahkan oleh sekitar 50 penampilan kreasi seni dan budaya dari MWC, PRNU, lembaga, serta badan otonom NU yang menampilkan semangat kebangsaan dan kebersamaan.

Kegiatan yang dipusatkan di SOR Ciateul ini berlangsung setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 22.00 WIB, dengan harapan mampu mempererat ukhuwah serta meneguhkan peran NU dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.