Satu Abad NU Jadi Titik Balik, Bupati Garut Ajak Warga Nahdliyin Perkuat Ekonomi Lewat Pertanian Kolaboratif

2.040 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Momentum peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) dimanfaatkan sebagai ajakan kebangkitan ekonomi umat. Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri Peringatan Satu Abad NU sekaligus Launching Produk Bidang Perekonomian PCNU Garut yang berlangsung di SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/1/2026).

Advertisement

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya perubahan peran warga NU agar tidak hanya menjadi pengguna hasil pembangunan, melainkan tampil sebagai pelaku utama ekonomi yang produktif dan mandiri.

Ia mengapresiasi kiprah NU yang selama ini konsisten berkontribusi di sektor pendidikan dan kesehatan. Namun demikian, menurutnya, usia satu abad menjadi saat yang tepat bagi NU untuk mengambil peran lebih besar dalam penguatan ekonomi masyarakat.

“Yang kini saya nantikan adalah kebangkitan NU di sektor ekonomi. Tadi kita sudah menyaksikan berbagai terobosan yang besar dan fenomenal, yang menunjukkan bahwa NU memiliki potensi kuat untuk berkiprah dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Garut ke depan,” ujar Syakur.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Garut pada triwulan pertama menunjukkan tren positif, terutama ditopang sektor pertanian dan peternakan. Dengan latar belakang sejarah perjuangan kaum nahdliyin dalam membangun bangsa, ia berharap warga NU dapat lebih aktif mengisi pembangunan melalui sinergi nyata bersama pemerintah daerah.

“Kita buka ruang agar warga NU dapat berperan sebagai penyedia kebutuhan masyarakat. Tentu semua harus dilakukan dengan tertib dan sesuai aturan, sehingga kita bisa menjadi contoh yang baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syakur menekankan bahwa sektor pertanian masih menyimpan peluang pasar yang sangat luas. Pemerintah Kabupaten Garut, kata dia, telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari kementerian hingga produsen pupuk, guna memperkuat dukungan bagi petani. Bahkan, kolaborasi dengan institusi pendidikan juga disiapkan untuk mendorong mekanisasi pertanian, termasuk penyediaan alat pemipil jagung.

“Potensinya sangat besar. Melalui momentum satu abad NU ini, saya berharap pertumbuhan ekonomi Garut, khususnya bagi warga Nahdlatul Ulama, dapat kita dorong lebih kuat lagi tahun ini,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati Garut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendampingi masyarakat dalam kerangka regulasi yang berlaku, agar warga, khususnya NU, memperoleh hak dan kesempatan pembangunan secara adil.

“Saya siap membantu Bapak dan Ibu semua dalam koridor peraturan, supaya apa yang selama ini diperjuangkan oleh masyarakat—mulai dari memerdekakan, mempertahankan, hingga mengisi kemerdekaan—benar-benar dapat kita rasakan bersama,” pungkasnya.