Putri Karlina: Penguatan Ekonomi Daerah Jadi Fondasi Realisasi Aspirasi Warga

1.479 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menegaskan pentingnya penguatan ekonomi daerah sebagai fondasi utama dalam merealisasikan berbagai aspirasi pembangunan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027 untuk Kecamatan Tarogong Kidul dan Tarogong Kaler, yang berlangsung di Kantor Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (27/1/2026).

Advertisement

Menurut Putri Karlina, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan formal, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Kehadiran pimpinan daerah dalam forum tersebut dinilai penting agar aspirasi yang disampaikan warga dapat dipahami secara langsung dan dikawal dalam proses perencanaan.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin menindaklanjuti setiap usulan yang masuk. Namun, keterbatasan kapasitas anggaran membuat pemerintah harus menetapkan prioritas pembangunan secara objektif dan terukur.

“Musrenbang ini menjadi ruang untuk saling memahami. Aspirasi masyarakat kami dengarkan, tetapi di saat yang sama kami juga menyampaikan gambaran besar tentang arah pembangunan Garut ke depan,” tutur Putri Karlina.

Menanggapi banyaknya usulan di sektor infrastruktur dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Wabup Garut menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan sosial tersebut sangat bergantung pada kekuatan fiskal daerah. Oleh karena itu, peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menjadi langkah strategis yang harus didorong bersama.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan PDRB akan berbanding lurus dengan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena PDRB mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat, daya beli, serta produktivitas sektor barang dan jasa.

“Ketika ekonomi daerah tumbuh dan PDRB meningkat, maka PAD pun ikut naik. Dari situlah kemampuan pemerintah untuk membiayai kebutuhan pembangunan dan sosial akan semakin besar,” jelasnya.

Putri Karlina berharap, melalui Musrenbang ini, para pemangku kepentingan di dua kecamatan yang menjadi pusat aktivitas Kabupaten Garut dapat melahirkan gagasan dan program inovatif yang tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi serta pertumbuhan wilayah secara berkelanjutan.