Aas Kosasih : Mengelola Baznas Ada Kesabaran Dan Keikhlasan

2.584 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Adanya penolakan dari Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) atas pemotongan gaji guru oleh Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) melalui Program Payroll Sistem yang kemarin – kemarin sempat Bumming, Ketua Baznas Garut mengatakan sesuatu hal yang wajar dalam satu bahasan musyawarah untuk menuju satu titik kebaikan.

” Baznas kan lembaga pemerintah non stuktural yang bergerak di keagamaan, oleh karena itu berbicara soal keagamaan tentunya ada kesabaran dan keikhlasan dalam menjalankan lembaga ini” kata Rd H Aas Kosasih, selasa 21 Januari 2020.

Sambung Aas, di dalam Baznas sendiri apa yang dijalani dan dilaksanakan semuanya demi kebaikan dalam hal membantu masyarakat yang masih kurang beruntung dari segi finansial dan kehidupannya yang saat ini masih banyak di kabupaten Garut.

” Pemerintah membentuk Baznas dengan satu tujuan agar dalam mengelola Zakat, Infaq dan Sodakoh ( ZIS ) yang dibayarkan Muzaki bisa tersalurkan dengan baik dan jelas melalui pendataan yang transparan dan diaudit setiap tahunnya, jadi adanya penolakan dari PGRI ya hal yang wajar karena untuk mencapai itu perlu sosialisasi dahulu, Baznas siap untuk terus mensosialisasikan ini” ucapnya.

Lanjutnya, sebagai umat Islam tentunya hal mengenai kewajiban membayar zakat merupakan salah satu  rukun Islam yang harus dilaksanakan umat muslim.

” Kami berharap realisasi pendapat zakat terus meningkat, karena dengan demikian otomatis kita lebih banyak lagi mampu membantu masyarakat yang kekurangan di kabupaten Garut” pungkasnya.