Ada ‘Bajak Laut’ Yang Peduli Lingkungan Maritim? Simak ini.

22.290 dibaca

ekspedisi-komitmen-surveyor-unpad

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Kelompok Studi Instrumentasi dan Survei Kelautan (KOMITMEN Surveyor), dibentuk dengan dasar sebagai wadah kegiatan eksplorasi kelautan. Kegiatan survei kelautan dapat berkembang sebagai salah satu kemampuan penunjang suatu penelitian untuk mewujudkan dan meningkatkan sumber daya individu atau kelompok dalam pengembangan instrumentasi kelautan yang kreatif dan inovatif, serta mengembangkan kegiatan bersifat ilmiah yang mengarah kepada eksplorasi kelautan. Komitmen Surveyor bertekad untuk ikut berpartisipasi aktif di dalamnya dan berusaha memberikan kontribusi terhadap masyarakat melalui karya nyata.

Advertisement

Muhammad Akbar, salah satu dewan kehormatan Komitmen Surveyor mengatakan, bahwan organisasinya dibentuk dengan tujuan sebagai wadah kegiatan eksplorasi kelautan yang bersifat ilmiah.

agung-suryamal-adv

“Komitmen Surveyor dibentuk sebagai wadah kegiatan eksplorasi kelautan yang bersifat ilmiah. Tujuannya untuk mengembangkan SDM dibidang kelautan.” Kata Akbar.

Beberapa kegiatan ekspedisi Technical Research and Expedition (T-Rax) yang telah dilakukan oleh Komitmen Surveyor dari tahun 2012 hingga 2016 lalu diantaranya, kegiatan yang bersifat ilmiah seperti, penelitian suatu pulau di bidang Hidro-Oseanografi. Kegiatan yang bersifat sosial seperti, Coastal Cleaning yaitu aksi membersihkan pesisir pantai dari sampah. Serta kegiatan yang bersifat konservasi, seperti pendataan terumbu karang, hutan mangrove dan penanaman rumah ikan.

Akbar mengatakan bahwa kegiatan ekspedisi Komitmen Surveyor akan memfokuskan terhadap lingkungan laut, sebagai bentuk kepedulian kemaritiman.

“Kita akan terus fokus ke lingkungan laut. Ekspedisi yang kita lakukan suatu bentuk kepedulian kemaritiman kita terhadap kondisi laut negara ini. Hasil ekspedisi kita juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan kebijakan oleh pemerintah untuk pengelolaan kawasan.” Ungkapnya.

Hasil ekspedisi Komitmen Surveyor dapat dijadikan sebagai sumber informasi untuk masyarakat sekitar, khususnya untuk nelayan disetiap wilayah perairan.

“Hasil-hasil ekspedisi juga menjadi sumber informasi untuk masyarakat, khususnya para nelayan, agar semakin dapat memahami potensi alam yang berada di wilayah perairannya. Serta kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan perairan pesisir.” Pungkasnya.

(Editor: Ekky)