

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memandang jika nilai gaji untuk seorang Gubernur tidaklah sebanding.
“Jadi artinya bahwa menjadi bupati wali kota gubernur itu kan tentu lebih menonjol sisi pengabdiannya yah, kalo dihitung dengan gaji, ya tadi saya katakan dibanding biaya kampanye bisa jadi gaji di kumpulkan 5 tahun ditambah tunjangan, tidak mencukupi,” ujar Aher saat ditemui di Gedung Sate Bandung. Selasa, 17 April 2018.
Oleh karenanya Aher mengingatkan agar para calon kepala daerah sejak awal niatnya bukan mencari kekayaan atau perekonomian akan tetapi lebih kepada pengabdian.
“Untuk mengabdi, melayani publik, maka saya bahagia, bahagia kalau menyelesaikan dan melayani kebutuhan masyarakat yang ada pada daerah masing-masing,” katanya.

“Kan ketika ada jalan rusak, sekolah rusak, dan di perbaiki bahagia. Membangun ruang sekolah, ketika menyediakan bibit unggul bagi petani, bahagia rasanya. Bikin jalan baru, bikin bandara. Dengan bandara yang hadir maka akan terselenggara trasportasi udara, pergerakan orang dan barang semakin baik,” tambah Aher.
“Saya kira itulah kebahagian penting yang didapat dalam memimpin sebuah daerah,” lanjut Aher.
Menurutnya secara normatif tidak usah menghitung berapa gaji seorang gubernur. Arahkan perjuangan kita kedepan dalam memimpin daerah bagi para calon, khusus untuk pemimpin yang terpilih nanti.
“Niatnya itu ya pengabdian dan pengabdian dalam membahagiakan, mensejahterakan masyarakat kita, saya kira itu,” tutup Aher.









