
BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Akhirnya, sesosok pria yang menceburkan diri ke sungai pada hari senin lalu, ditemukan oleh warga dalam keadaan tidak bernyawa, tidak jauh dari lokasi tenggelam. Mayat yang berjenis laki-laki dengan perkirakan berumur sekitar 20 tahun ditemukan oleh anggota Polair dan anggota Polsek Panimbang, yang dari hari senin terus melakukan pencarian.
Kapolsek Panimbang AKP L Wahyu Bintarno, memberikan keterangan terkait penemuan mayat tersebut.
“Mayat tersebut ketika diketemukan sekitar pukul 16.00 WIB, dalam keadaan mengapung di pinggir sungai Ciliman, tepatnya di muaranya sungai. Sudah membengkak dipermukaan air tepatnya didekat lelang baru, kemudian langsung di evakuasi oleh anggota saya dan Polair, dibantu oleh warga nelayan sekitar.” ungkapnya.

AKP Wahyu lanjut menambahkan, terkait identitas mayat tersebut.
“Mayat tersebut ketika di lakukan pemeriksaan, tidak terdapat identitas. Yang kami temukan didalam sakunya hanya berupa uang Rp. 8.000 dan sebungkus kopi kapucino. Ciri-cirinya sementara menggunakan celana levis, baju warna biru. Karena mayat ini tanpa identitas, dari puskesmas Panimbang akan di bawa ke rumah sakit umum daerah Pandeglang untuk dilakukan otopsi, dan kami serahkan ke pihak Polres Pandeglang. Bagi masyarakat Pandeglang yang merasa kehilangan keluarganya silahkan untuk datang kepolres Pandeglang.” pungkas Wahyu.
Berita sebelumnya, diduga maling diwarung, warga berbondong-bondong mengejarnya. Maling tersebut kemudian melarikan diri. Saat ingin ditangkap warga, maling tersebut ketakutan hingga akhirnya menceburkan diri kesungai dan kemudian terbawa hanyut.
(Editor: Ekky El Hakim)










