BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT- Satu orang menjadi korban pembacokan dalam peristiwa bentrokan antara dua kelompok warga yakni Kampung Hujung Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora dan Kampung Sarjambe Desa Cangkuang Kecamatan Leles. Korban tersebut bernama Obar sobarna (45) warga Desa Cangkuang Kecamatan Leles. Kejadian penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (1/7) sekira pukul 17.00 WIB di Desa Cikembulan Kadungora. Tak terima ada warganya yang dianiaya, aksi penyerangan oleh warga Leles ke Kadungora nyaris tak terhindarkan. Beruntung Polisi berhasil mengendalikan dua kelompok masyarakat yang terlibat bentrok, dan aparat keamanan memastikan situasi kondusif setelah memukul mundur dan memisahkan kelompok massa yang bertikai.
Bentrok warga desa terjadi dipicu kesalahpahaman antara pelaku dan korban. Akibat bentrokan itu Obar Sobarna menderita luka bacok dan dirawat di Puskesmas Leles. Sedangkan pelaku pembacokan, Yadi Cahyadi (31) warga Kampung Hujung Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora kini sudah diamankan pihak Kepolisian Polres Garut.
Awalnya warga Leles yang tidak terima dengan peristiwa pembacokan melakukan penyerangan ke Kampung Hujung Kecamatan Kadungora. Setelah menyiapkan berbagai senjata tajam, ratusan warga Desa Cangkuang langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan hampir 70 unit sepeda motor secara berboncengan.
Karena ada laporan dari masyarakat akan adanya aksi penyerangan, Kapolsek Leles dan Kadungora langsung mengadakan koordinasi dengan para Kepala Desa dan tokoh masyarakat guna melerai bentrokan yang akan terjadi. Beruntung kedua belah pihak, antara keluarga korban dan pelaku berhasil melakukan musyawarah. Dan petugas Kepolisian memberikan himbauan kepada masyarakat agar supaya tenang dan tidak terpancing emosi. Berdasarkan pantauan hariangarut-news.com selama kedua belah pihak melaksanakan musyawarah di Mapolsek Kadungora, situasi berjalan lancar dan kondusif.
Meski suasana sudah normal dan berangsur pulih, namun hingga saat ini kedua warga Desa masih berjaga-jaga di lokasinya masing-masing. Sebanyak satu pelton pasukan Dalmas dari kepolisian Resort Garut yang sejak sore disiagakan untuk menjaga kawasan Desa Cikembulan dan Desa Cangkuang, kini sudah ditarik mundur kembali ke Mako Polres.
” Polisi sudah melakukan pendekatan persuasif terhadap kedua kelompok warga. Untuk sementara pelaku sudah kami amankan di Mapolres Garut,” Ujar Kabag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon, Minggu (2/7) dini hari saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.












