
BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat dukung kegiatan puncak Earth Hour dengan memberikan surat edaran kepada kantor dinas di kota dan kabupaten se Jawa Barat untuk memadamkan listrik selama satu jam, dari pukul 20.30 WIB sampai 21.30 WIB.
Iwa karniwa, Sekretaris Daerah (SEKDA) Provinsi Jawa Barat menjelaskan, acara Earth Hour ini sebagai upaya konservasi lingkungan global dalam hal mengurangi gas emisi rumah kaca yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar mesin dalam energi listrik.
“Kampanye Earth Hour ini, diharapkan akan banyak individu, rumah tangga dan bisnis untuk ikut mematikan listrik dengan bijak, untuk simbol kontribusi mereka terhadap perubahan iklim, selain itu diharapkan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, untuk melakukan gaya hidup lebih baik dan ramah lingkungan,” Kata Iwa ketika diwawancarai Buana Indonesia Network dalam acara puncak Eart Hour di Gedung Provinsi Jawa Barat Sabtu, 24 maret 2018.
Dengan adanya acara ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap agar masyarakat bisa merubah hidup untuk melakukan aksi terhadap lingkungan, setidaknya dengan melakukan aksi kecil, tapi jika dilakukan secara konsisten, sehingga dapat mebawa perubahan besar bagi lingkungan.
“Malam ini sasaran utamanya adalah untuk membiasakan diri agar ramah lingkungan, khususnya berperilaku bijak dalam memakai energi listrik, dengan adanya acara ini kami berharap agar masyarakat jawa barat bisa merubah hidup untuk melakukan aksi terhadap lingkungan, setidaknya dengan melakukan aksi kecil tapi jika dilakukan secara konsisten tentunya dapat membawa perubahan besar bagi lingkungan,” ujar Iwa.
Lihat Video Tutorial dibawah ini agar promosimu dilihat puluhan ribu orang
Iwa juga menjelaskan, jika setengah dari Kota Bandung berpartisipasi dalam Earth Hour, maka akan bisa menghemat listrik hingga 350 mega wat, impact sebesar itu setara dengan kebutuhan listrik untuk 900 desa, mengurangi beban biaya listrik sebesar 200 juta, mengurangi emisi karbon dioksida hingga 267 ton, pengurangan emisi Co2 setara dengan ketersedian oksigen untuk 534 orang.
Selain itu juga Iwa memaparkan, Pemerintah Jawa Barat sangat mendukung kepedulian terhadap keberaragaman hayati dan kampanye anti perdagangan satwa liar yang di lindungi, yang di geloran oleh WWF Indonesia melalui komunitas Earth Hour Indonesia.
“Seperti diketahui bersama, Provinsi Jawa Barat memiliki hewan endemik, yang tidak ditemui di derah lain, seperti macan tutul, owa jawa , surili, elang jawa, kancil jawa, kodok darah, kucing bakao dan lutung jawa,” jelas Iwa
Sebagai wujud partisipasi dalam pelaksanaan kampanye Eart Hour 2018 tibgkat jawa barat, PemerintaH Provinsi menghimbanau untuk perkuat kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam mengelola lingkungan sekitar untuk kebaikan bumi kita.










