Apartemen Transit Sebagai Alternatif?

20.814 dibaca

apartemen-diskrimrum

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Rusun nawa (apartemen transit) merupakan sebuah gagasan program dari pemerintah pusat dan dikelola oleh pemerintah provinsi Jawa Barat.

Advertisement

Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) Jawa Barat secara langsung menangani beberapa titik twinblok apartemen transit bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kepala Diskimrum Jawa Barat, Bambang Iriyanto mengungkapkan, bahwa apartemen transit yang telah dibangun di beberapa titik, yakni Rancaekek 6 twinblok, Solokan Jeruk 2 twinblok, Ujungberung 3 twinblok dan Batujajar 1 twinblok. Semua yang dibangun tersebut peruntukannya untuk para pekerja industri atau buruh MBR. Terkecuali untuk daerah Ujungberung peruntukannya bagi para PNS, Polri dan TNI saja.

“Kebutuhan tempat tinggal khususnya di kalangan menengah kebawah sangat signifikan, banyaknya masyarakat sebagai pekerja industri MBR. Kami akan programkan 10 kota kabupaten untuk pembangunan apartemen transit ini di beberapa titik tempat industri. Pemerintah pusat pada intinya telah siap untuk pembangunan. Hanya tinggal pemerintah premprov Jabar untuk melakukan pembebasan lahan saja.” kata Bambang saat ditemui di kawasan apartemen Rancaekek, 9 Desember 2016.

agung-suryamal-adv

Menurut Bambang, kebutuhan apartemen transit ini bagi pemerintah provinsi Jawa Barat sangat dibutuhkan sekali oleh para MBR. Saat ini di Jawa Barat baru terbangun sekitar 135 twinblok apartemen di beberapa kota dan kabupaten yang ada. Pembangunan apartemen transit ini dari tahun 2010-2016 bagi Diskimrum telah berjalan dengan sukses sesuai harapan. Tinggal program perencanaan tahun 2017-2018 kedepannya.

“Pembangunan apartemen transit ini lebih kepada mengantisipasi meluasnya perumah-perumahan yang sifatnya tidak terjangkau oleh masyarakat bawah. Karena banyak masyarakat MBR mempunyai tempat tinggal kurang representatif. Dengan apartemen transit ini masyarakat dapat terjamin aman, serta minim dan terjangkau oleh penghasilan setiap bulannya.” ungkap Bambang.

(Editor: Ekky El Hakim)