APPSI Jawa Barat Menolak Spekulan Harga Sembako Di Tengah Wabah Corona

3.536 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Naiknya harga – harga bahan pokok yang terjadi saat ini di tengah mewabahnya Virus Corona menjadi keprihatinan para pengurus pedagang pasar tradisional se jawa barat yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia ( APPSI) Jawa Barat.

Untuk itu para pengurus APPSI se Jawa Barat melaksanakan Deklarasi menolak adanya indikasi para spekulan komoditas Sembako yang memainkan harga di saat merebaknya isu wabah Corona yang dilaksanakan di pasar Caringin Bandung, Kamis 26 Maret 2020 dengan dihadiri oleh 24 DPD APPSI se Jawa Barat.

Menurut inisiator Deklarasi Yudi Setia Kurniawan sekertaris DPD APPSI Garut, tindakan ini perlu dilakukan mengingat semakin langka dan tidak terkendalinya harga – harga Sembako di lapangan terutama Gula Putih, Telur dan Minyak Goreng serta Bawang Bombay.

” Kami melihat para spekulan mulai bermain di tengah kesusahan warga masyarakat atas perekonomian dan penyebaran wabah virus Corona” kata Yudi Setia Kurniawan.

Untuk itu lanjut Yudi, pihaknya dengan dukungan 24 DPD APPSI mendesak kepada DPW APPSI Jawa Barat untuk mengeluarkan maklumat penolakan anti spekulan harga sembako.

” Alhamdulillah keinginan kami di respon baik oleh DPW APPSI dengan mendeklarasikan anti spekulan harga sembako yang dilaksanakan di Pasar Caringin Bandung, sehingga apabila ada spekulan yang bermain harga kita bisa melaporkan ke kepolisian baik Polsek, Polres bahkan ke Polda Langsung” ujar Yudi.

Sementara itu sekretaris DPW APPSI Jawa Barat Ir. H . Nandang Sudrajat menyampaikan dukungan penuh kepada para DPD APPSI Kabupaten Kota Dalam mencegah banyaknya para pihal yang mengambil keuntungan dibalik Wabah Corona terutama para spekulan sembako.

” APPSI Jawa Barat mendukung langkah yang dilakukan Para pengurus daerah dalam penangulanan para oknum spekulan barang komoditi pokok seperti Gula, Telor, Minyak Goreng untuk diproses secara hukum yang berlaku karena mereka memancing di air keruh dan wajib di berantas ” pungkas Nandang.