BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan menerima audensi dari Forum Pemuda Peduli Garut ( FPPG ), Senin 11 September 2023.
Dalam kesempatan itu, Bupati menerangkan bahwa kemiskinan di Garut berada di 10,42 persen, dan 82 ribu orang atau 3 persen masuk dalam kategori miskin ekstrem.
” Jadi yang 82 ribu atau 3 persen data P3KE adalah bagian dari kemiskinan yang 10.42 persen, saat ini kita sedang mendatanya menggunakan sistem By Name , By Address dan By Photo serta By NIK ” kata Bupati Garut dihadapan audensi.
Masih kata Bupati Rudy, saat ini Pemkab Garut fokus menangani di perubahan anggaran 2023 dan 2024.
” Sesuai Perpres No 4 tahun 2022, strateginya Pemkab Garut ialah program Gentra Karya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Garut, yang sudah di uji oleh Bappenas, salah satunya mempertahankan Diaspora agar tetap bekerja diluar negeri, serta memberangkatkan sebanyak mungkin pemuda – pemudi Garut terlatih untuk bekerja di luar negeri” ungkap Rudy.
Selain itu lanjutnya , Pemerintah Daerah juga tengah mengupayakan agar Garut tercatat sebagai produsen kulit dunia atas nama Indonesia.
” Kita mengadakan pemeran dengan izin presiden melalui Menteri Sekertaris Negara dengan pendampingan dari kedutaan besar di Itali” tandasnya.










