Bandara Banten Selatan Dicoret Dari Daftar Pembangunan Strategis Nasional, Bupati Ini Sempat Menangis

17.833 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, BANTEN – Bupati Pandeglang Irna Narulita, mengaku menangis kala mendengar keputusan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memasukan pembangunan Bandara Banten Selatan kedalam daftar proyek strategis Nasional yang ditunda pembangunannya. Hal tersebut diungkap dihadapan para anggota Komisi IV DPR RI yang sedang melakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Pandeglang.
Irna Narulita mengungkapkan, dirinya sedih kala mendengar proyek pembangunan bandara Banten Selatan dikeluarkan dari daftar proyek strategis nasional yang sedianya akan dibangun di wilayah Kabupaten Pandeglang oleh Kementrian Perhubungan Republik Indonesia.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang dihimpun BUANA INDONESIA, Pembatalan pembangunan Bandara Selatan tersebut terkendala penyediaan lahan yang di bebankan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Luas lahan yang dibutuhkan yang mencapai 500 hektar pemerintah Kabupaten Pandeglang tidak mempunyai anggaran untuk melakukan pembebasan lahan.
“Ibu sempat menangis, karena mendengar bandara Banten selatan dimasukan daftar proyek yang ditunda pembangunanannya, Tapi ibu tidak tinggal diam, ibu terus lakukan lobi-lobi ke kementrian dan alhamdulillah Responnya baik,” ujarnya.

Terpisah, Kurnia Satryawan, Kepala Badan Perencanaan Pemerintah Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pandeglang membenarkan adanya penundaan pembangunan bandara Banten Selatan tersebut, namun berkat usaha yang tak lelah dari Bupati pandeglang, dengan melakukan loby-loby ke kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akhirnya pihak KLHK memberikan respon positif terhadap permintaan bupati pandeglang.
” Menhub pernah mengusulkan proyek bandara Banten selatan dikeluarkan dari proyek strategis nasional dengan alasan ketiadaan lahan, maka kami coba cari solusi ke KLHK dan alhamdulillah pembangunan Bandara banten selatan bisa menggunakan lahan perhutani seluas 1100 ha,” ujarnya.