Banjir Rusak Bangunan Sekolah Ini

24.645 dibaca

banjir-pandeglang-merusak-sekolah-dasar

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Bencana banjir yang menerjang wilayah Pandeglang

Advertisement

Akibat Banjir Fasilitas Sekolah Rusak Parah

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Bencana banjir yang menerjang wilayah Pandeglang selatan mengakibatkan beberapa fasilitas umum dan pendidikan rusak. Salah satunya sekolah dasar SDN Cipinang 1 yang berlokasi di kampung Cipinang, desa Cipinang, kecamatan Angsana. Akibat banjir tersebut pagar sekolah ambruk diterjang derasnya banjir.

Kepala sekolah SDN Cipinang 1, Aim Abdulhalim, mengatakan bahwa banjir merendam sekolah dan merusak fasilitas sekolah. Banyak buku-buku pelajaran yang rusak terendam air. Yang lebih parah lagi, pagar sekolah sepanjang 12 meter, ambruk di terjang air yang meluap dari sungai Cijengjing.

“Banjir tersebut datangnya pada pagi hari sekitar pukul 05.30 dini hari, sehingga tidak bisa menyelamatkan barang-barang milik sekolah. Ahirnya banyak buku pelajaran yang terendam. Yang lebih kaget lagi pagar sekolah ambruk, sehingga kerugian yang di alami kami pihak sekolah di perkirakan mencapai puluhan juta rupiah.” kata Aim.

Aim pun berharap BPBD atau dinas pendidikan agar bisa membantu untuk perbaikan kerusakan sekolah akibat banjir. Terutama pihak BPBD kabupaten Pandeglang. Karena kerusakan ini diakibatkan bencana alam.
“Kerena pentingnya pagar tersebut, kami mengharapkan sekali bantuan dari pihak BPBD untuk membangun pagar sekolah kami ini.” pungkas Aim.

selatan mengakibatkan beberapa fasilitas umum dan pendidikan rusak. Salah satunya sekolah dasar SDN Cipinang 1 yang berlokasi di kampung Cipinang, desa Cipinang, kecamatan Angsana. Akibat banjir tersebut pagar sekolah ambruk diterjang derasnya banjir.

Kepala sekolah SDN Cipinang 1, Aim Abdulhalim, mengatakan bahwa banjir merendam sekolah dan merusak fasilitas sekolah. Banyak buku-buku pelajaran yang rusak terendam air. Yang lebih parah lagi, pagar sekolah sepanjang 12 meter, ambruk di terjang air yang meluap dari sungai Cijengjing.

“Banjir tersebut datangnya pada pagi hari sekitar pukul 05.30 dini hari, sehingga tidak bisa menyelamatkan barang-barang milik sekolah. Ahirnya banyak buku pelajaran yang terendam. Yang lebih kaget lagi pagar sekolah ambruk, sehingga kerugian yang di alami kami pihak sekolah di perkirakan mencapai puluhan juta rupiah.” kata Aim.

Aim pun berharap BPBD atau dinas pendidikan agar bisa membantu untuk perbaikan kerusakan sekolah akibat banjir. Terutama pihak BPBD kabupaten Pandeglang. Karena kerusakan ini diakibatkan bencana alam.
“Kerena pentingnya pagar tersebut, kami mengharapkan sekali bantuan dari pihak BPBD untuk membangun pagar sekolah kami ini.” pungkas Aim.