Bayar Tagihan Listrik PJU, Pemkot Tasik Kuras Anggaran Rp 25 Miliar

19.414 dibaca
Ratusan unit PJU akan dipasang di beberapa jalan di Kota Tasikmalaya. (BUANA INDONESIA NETWORK/Dwi Friastoto)

BUANAINDONESIA.CO.ID, KOTA TASIKMALAYA,- Terangnya jalan di seputar Kota Tasikmalaya saat malam harus dibayar mahal Pemerintah Kota Tasikmalaya. Setiap bulannya Pemkot harus membayar tagihan listrik penerangan jalan umum (PJU) hingga Rp 2.1 miliar. Terkurasnya APBD itu untuk membayar 7.321 unit PJU yang tersebar di jalan-jalan Kota Tasikmalaya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya Aay Zaini Dahlan mengungkapkan, dihitung dari pembayaran setiap bulannya, tagihan listrik PJU yang mesti dibayar Pemkot Tasikmalaya ke PLN sebesar Rp 25 miliar per tahun.

Advertisement

Dari biaya sebesar itu, sudah mencakup pembayaran tagihan listrik traffic light, CCTV ATCS dan penerangan gapura batas kota.

“Ya, kami alokasikan sebesar Rp 2 miliar untuk itu, diluar PJU,”  kata Aay.
Tahun depan, terang Aay, besaran biaya tersebut akan terus meningkat seiring akan bertambahnya jumlah PJU terutama yang akan dipasang dibeberapa jalan baru.

“Tahun ini saja, setidaknya lebih dari 2000 lampu baru dipasang,” kata dia.

Menurutnya, hal ini memang sengaja dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan ingin memberikan akses 100 persen terkait penerangan di seluruh masyarakat.

Salah satu upaya menghemat anggaran, Aay berencana akan mengganti semua PJU dengan lampu Light Emitting Diode (LED).

“Ya kalau memakai lampu LED lebih hemat  biaya bulannya, hanya Rp 55 ribu dari seperlima dari biasanya. Jadi kalau menggunakan lampu LED lebih hemat dan segi kualitas pun tahan lama,” pungkasnya.