Bencana Longsor Bogor, Ini Nama – Nama Korbannya

19.745 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Bencana longsor dan banjir pada senin 5 Januari 2018 di Kota dan Kabupaten Bogor terjadi hampir merata. Dari berbagai laporan yang dihimpun, jumlah korban dan bangunan yang terdampak bencana bertambah banyak.

Advertisement

Bahkan informasi yang diperoleh, banyak warga menjadi korban tertimbun longsor. Lokasi longsor yang banyak menimbulkan korban di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dan lokasi kedua di Jalan Raya Puncak, perkebunan teh Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Hingga berita ini disusun, data resmi dari instansi berwenang masih terus berkembang baik nama-nama korban terdampak longsor, jumlah titik longsor, maupun jumlah kerugiannya.

Di Kampung Maseng RT 2/8, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, longsor besar menyebabkan tebing ambrol dan mengakibatkan rel kereta api jurusan Bogor-Sukabumi menggantung. Longsor yang terjadi sekira pukul 12.30 Wib ini tepatnya tak jauh dari Stasiun Maseng tepatnya di km 13+800.

Bukan hanya itu, longsoran di rel KA tersebut juga mengakibatkan sekeluarga tertimbun longsor. “Di bawah tebing longsor rel KA itu ada banyak rumah warga. Sampai sekarang masih evakuasi. Sebagian sudah bisa diselamatkan,” ujar Acep Deni, warga setempat.

Kapolres Bogor, AKBP Andy M. Dicky Pastika, membenarkan bahwa ada tiga rumah warga yang terkena longsor yakni rumah Ibu Anggi, Bapak Asep Tahudin, dan Jana alias Dori. Bahkan ada sekeluarga yang tertimbun. “Petugas masih melakukan pencarian terhadap enam korban, di antaranya ada anak-anak. Tujuh orang selamat dalam kejadian dan mengalami luka ringan,” jelas AKBP Andy M. Dicky.

Berikut ini nama-nama korban selamat dan mengalami luka yakni: Inggit (23), Anggi (20), Ihsan (20), Jana alias Dori (40), Enur (35), Asep Tajudin (40), dan Ilham (14). Para korban dibawa Ke Puskesmas Caringin.

Sedangkan enam korban hilang merupakan satu keluarga. Mereka adalah Nani (30), Asep (45, suami Ibu Nani Alan (17), Aurel (2), Aldi (8), dan Adit (9).

Sementara di lokasi terpisah, di Jalan Raya Puncak, Riung Gunung, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, tepatnya di perkebunan teh Gunung Mas, dikabarkan ada dua pengendara motor yang tertimbun longsor.

“Menurut seorang sopir angkot yang menabrakkan mobilnya ke tebing untuk menghindari material longsoran, ada dua pengendara sepeda motor yang tertimbun. Dan pengemudi angkot itu kini dilarikan ke rumah sakit,” kata Ketua Satuan Siaga Bencana dan Harkamtibmas (SSBH), Dilah Holik, yang ikut menerjunkan pasukan untuk membantu evakuasi di lokasi.