BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI – Hari itu , Kamis 22 Maret 2018, sejumlah tokoh di Karang Nunggal Sukabumi Jawa Barat menggelar tabligh akbar, peresmian kampung ternak koperasi Riung Mukti serta pentas seni budaya silat.
Namun disela – sela itu ada sebuah atraksi yang cukup menarik perhatian yang hadir saat itu. Sejumlah pria memainkan sebuah bola api layaknya bermain basket. Tentu rasa heran dan penuh tanya akan hinggap disetiap orang yang menonton saat itu. Mereka para pemain atraksi ini tidak merasa panas?. Inilah boleh, permainan tradisi ala sukabumi. Konon permainan ini lahir dilingkungan para santri.
Salah seorang tokoh sekaligus ulama Sukabumi, KH Fajar Laksana mengatakan, Permainan ini bukannya tidak diperhatikan pemerintah. Walikota Sukabumi sendiri pernah mengintruksikan bawahannya untuk membantu proses hak paten atas atraksi ini, namun sayang titah sang walikota tak digubris dinas terkait.
“Harapan kegiatan seni budaya boles dan lisung kami mohon pemkot Sukabumi agar segera membantu proses hak paten permainan boles dan lisung yang sudah membudaya dan dimainkan diberbagai kampung. Karena sampai hari ini belum terealisasi apa yg diperintahkan oleh pak walikota kepada dinas terkait yg mengurus hak paten ikon kota sukabumi ini. Ini sudah dicanangkan oleh pak walikota, yaitu boles dan lisung. Wajar kita sangat Khawatir di hak patenkan oleh daerah lain karena sekarang sudah banyak dimainkan di tempat tempat lain,” kata Fajar
Lanjutnya, sejak tahun 2012 atraksi ini sudah dilaunching oleh walikota Sukabumi terdahulu, tapi hingga sekarang tidak ada progress
“Sudah dari tahun 2012 dilaunchingkan oleh pak walikota dan diperintahkan untuk di hak patenkan tapi sampai sekarang dinas terkait belum terlihat progres nya,” kata dia.
Akankah tradisi ini akan punah seperti tradisi-tradisi lain ? .







