Ditanya Nyapres, Ini Kata AHY

12.727 dibaca
Agus Harimurti Yudhoyono sedang menikmati nasi liwet bersama Bima Arya, Dedie Rachim, dan ratusan warga Kota Bogor.(BUANA INDONESIA NETWORK/Acep Mulyana )

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengakhiri rangkaian kegiatan #AHYNgariungdiJabar di Bogor dan Depok, Kamis 22 Maret 2018. Rajinnya AHY turun ke berbagai daerah di tanah air khususnya Jabar, bagi sebagian kalangan dinilai sebagai persiapan AHY untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Termasuk saat berkunjung ke Kota dan Kabupaten Bogor. AHY pun diberondong pertanyaan seputar pencalonannya di Pilpres. Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun menjawab secara diplomatis.

“Pilpres itu membutuhkan berbagai konsiderasi. Harus mendekatkan harapan, ekspektasi, dengan realitas politik, common sense. Ketika segala sesuatunya kita menghadapkan pada Undang-Undang Pemilu, presidential threshold 20 persen, maka tidak mudah bagi partai manapun untuk mengusung kader-kader terbaiknya,” katanya.

Demokrat sendiri, kata AHY, ada harapan termasuk seluruh kadernya di Tanah Air, simpatisan, yang berharap ada hadirnya alternatif untuk Pilpres 2019.

“Tapi sekali lagi, ini kerja politik yang belum tuntas. Terus bekerja. Apakah memungkinkan, menghadirkan tiket 20 persen. Kalau tidak, ya, tentunya pada akhirnya tentunya akan terus dibangun koalisi. Nah, koalisi dengan siapa dan kapan momentum itu, tunggu tanggal mainnya,” tegasnya.

AHY menjelaskan, Jawa Barat sendiri dipilih menjadi fokus pertama dalam kerja politik AHY dan Demokrat karena Jawa Barat sangat penting, merupakan provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia. Dan tentunya 34 juta pemilih Jabar di Pilpres 2019 pastinya merepresentasi penduduk Indonesia yang lainnya.

“Kompleksitas, keunikan, keberagaman yang ada di Jabar benar-benar memberikan saya sebuah perspektif bahwa memang negara ini mempunyai isyu-isyu, baik isyu lokal maupun nasional yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya karena rakyat benar-benar menginginkan kehidupan lebih baik lagi,” jelasnya.

Mengenai beragam aspirasi rakyat yang disampaikan kepadanya di setiap daerah, AHY menegaskan bahwa semuanya akan disampaikan ke wakil-wakil rakyat di Demokrat yang duduk di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. “Mereka sebagai wakil rakyat tentu mendengarkan segala bentuk masukan, aspirasi, feedback, yang bisa saya bawa kepada mereka untuk dipikirkan dan yang sangat penting direspons,” tandasnya.

Sementara itu, di Kota Bogor AHY didampingi calon petahana Wali Kota Bogor Bima Arya dan wakilnya Dedie Rachim. Mereka bersama ratusan masyarakat melaksanakan tradisi Ngaliwet di komplek Masjid Biru Atthohirin, Jalan Raya Bocimi, Kelurahan Harjasari, Bogor Selatan, Kota Bogor.

“Ibu-ibu yang cantik, apa kabar?” tanya AHY. “Baik maaaas,” teriak heboh para ibu. “Terima kasih sudah disiapkan makanan yang luar biasa. Saya Insha Allah akan sering jalan-jalan ke Kota Bogor,” jelas AHY.

“Kota Bogor sudah seperti rumah kedua saya. Di bawah kepemimpinan Kang Bima Arya semoga Kota Bogor ini akan semakin sukses, maju, modern, keren dan ramah untuk anak muda serta kaum perempuan,” terang AHY.

Sementara Bima Arya sendiri mengucapkan terima kasih atas dukungannya.

“Kita doakan semoga Kang AHY diberikan kesehatan dan kekuatan untuk meniti jalan meniadi pemimpin masa depan,” kata Bima