Bupati Garut Arahkan APBD ke Layanan Dasar dan Penguatan Ekonomi

255 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan arah kebijakan anggaran daerah akan difokuskan pada kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus mendorong penguatan perekonomian daerah.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut di Ruang Rapat DPRD, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (13/8/2026). Agenda rapat tersebut di antaranya penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2025–2026 dan KUA-PPAS TA 2027.

Advertisement

Menurut Bupati, kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi salah satu tahapan penting dalam penyusunan APBD. Penetapan arah anggaran dilakukan dengan melihat kemampuan pendapatan dan belanja daerah, kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi, serta perkembangan kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Ia mengatakan, pelaksanaan APBD 2026 menghadapi situasi yang terus berkembang sehingga diperlukan penyesuaian kebijakan secara cermat.

“Perkembangan kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah, kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, serta dinamika sosial dan ekonomi masyarakat menjadi pertimbangan utama kami dalam melakukan penyesuaian kebijakan anggaran,” ujar Abdusy Syakur.

Kondisi fiskal yang menghadirkan tantangan di tahun-tahun mendatang juga membuat pemerintah daerah perlu lebih selektif dalam menentukan program yang mendapatkan pembiayaan dari APBD.

Karena itu, kata Bupati, belanja daerah akan diarahkan pada program yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu fokusnya adalah memastikan pemerataan akses terhadap layanan dasar.

Selain layanan dasar, pemerintah juga menempatkan peningkatan produktivitas ekonomi sebagai prioritas. Sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan antara lain pertanian, peternakan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta berbagai sektor industri potensial di Kabupaten Garut.

“Dalam proyeksi kondisi fiskal yang penuh tantangan di tahun-tahun mendatang, kita perlu semakin selektif dalam menentukan program dan kegiatan prioritas,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati Garut mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Garut yang telah memberikan masukan, koreksi, serta membangun sinergi selama proses pembahasan penyesuaian kebijakan anggaran.