
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Meski belum termasuk kejadian luar biasa, wabah penyakit Demam Berdarah Dangerous ( DBD ) yang terjadi di beberapa kecamatan wilayah kabupaten Garut menjadi perhatian Bupati Garut H Rudy Gunawan, hal ini disampaikan melalui himbauan pesan suara kepada Buanaindonesia, Selasa 5 Februari 2019.
Dalam amanatnya Bupati Garut H Rudy Gunawan menyampaikan untuk selalu waspada terhadap penyakit DBD yang saat ini mulai menjangkiti di beberapa kecamatan kabupaten Garut.
” Meski sebelumnya disampaikan Wakil Bupati H Helmi Budiman, bahwa hingga saat ini kejadian DBD di kabupaten Garut belum memasuki kategori Kejadian Luar Biaaa ( KLB ), tetapi kita tetap harus lebih waspada”, kata Bupati Garut H Rudy Gunawan.
Oleh karena itu sambungnya, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk secepatnya menghentikan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD dengan melakukan hidup sehat di rumah dan lingkungan masing – masing.
” Cara yang pertama menguras bak – bak penampungan air yang ada di sekitar kita, atau membersihkan tempat – tempat yang dijadikan bersarangnya nyamuk berkembangbiak yang terdapat genangan air yang sudah lama tidak dibersihkan”, ajak Bupati Garut.
Masih kata Bupati Rudy Gunawan, selain menguras dan membersihkan penampungan air, membuang dan mendaur ulang barang – barang bekas seperti botol – botol bekas yang ada di sekitar kita bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebar DBD, itu bisa dilakukan.
” Taburkan bubuk Abate untuk membunuh bibit nyamuk, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk serta memelihara ikan pemangsa nyamuk dan Tanaman pengusir nyamuk itu satu cara dalam mencegah penyakit DBD di keluarga kita”, ujarnya.
Rudy Gunawan sekali lagi mengajak kepada masyarakat untuk dapat mencegah penyakit DBD melalui 3M Menguras, Menutup dan Menyingkirkan/ mendaur ulang sehingga wabah penyakit DBD dapat kita cegah bersama.
” Aku Cinta Sehat, sehat di mulai dari kita, Ayo kita lakukan demi kesehatan dan keselamatan diri kita”, pungkas Rudy Gunawan.











