BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Terbukanya Pemerintah Kabupaten Garut untuk menerima kunjungan para wisatawan ke obyek – obyek wisata yang ada di kabupaten Garut, membuat seluruh tempat wisata dipenuhi warga masyarakat yang datang untuk menikmati libur hari raya Idul Fitri di kabupaten Garut.
Dari data yang diterima Buanaindonesia, ada kurang lebih 1 juta pengunjung baik warga Garut maupun daerah lain yang datang berkunjung ke tempat wisata Garut.
Kepada Buanaindonesia, Bupati Garut H Rudy Gunawan mengakui, petugas di lapangan sempat kewalahan dengan membludaknya pengunjung tempat wisata yang ada di kabupaten Garut.
” Sampai hari kelima idul fitri tercatat lebih dari satu juta wisatawan yang datang ke tempat obyek wisata yang ada di Garut, terutama wisata pantai seperti Sayang Heulang, Santolo, Rancabuaya dan yang lainnya, tak terkecuali Situ Bagendit, Cipanas, Darajat Pass dan Situ Cangkuang yang menjadi tujuan para wisatawan” kata Bupati Garut. Jumat 6 Mei 2022.
Sambung Rudy, antisipasi keselamatan pengunjung tentunya telah dilakukan dengan mengambil langkah – langkah diantaranya menyiapkan tim Balawista yang telah terlatih secara profesional untuk penyelamatan di wisata pantai.
” Meskipun kemarin ada korban yang meninggal satu orang, tetapi secara keseluruhan dalam keadaan aman, karena begitu banyaknya orang hingga ratusan ribu orang, begitu pun di tempat wisata lain seperti Cipanas, Darajat dan Situ Bagendit terjadi kepadatan pengunjung namun masih bisa menikmati liburan dengan nyaman bersama keluarga” tutur Rudy.
Dengan membludaknya pengunjung lanjutnya, secara otomatis akan terjadi kepadatan lalu lintas di beberapa titik ruas jalan , terutama yang menuju tempat obyek wisata ke arah wisata pantai di wilayah Pameungpeuk dan sekitarnya yang mengakibatkan kemacetan parah terjadi di jalur selatan.
” Sebenarnya kalau mau ke arah Cikelet dari kota Garut bisa jalan alternatif melalui Cisompet, Sukanegara, Panyindangan ke Bojong terus ke Pameungpeuk atau ke Linggamanik jalannya sudah bagus, Pemkab Garut berencana akan memperbesar jalan masuk ke Lingga manik sebagai jalan alternatif untuk menghindari kepadatan jalur selatan, selain itu juga Pemkab Garut akan membuat jembatan penghubung antara Pantai Sayang Heulang menuju Santolo, ini menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah ke depan” lanjutnya.
Terakhir Bupati Rudy menyampaikan, persoalan terkait sampah pasca libur idul fitri, pihaknya telah mengintruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk memobilisasi truk – truk sampah yang dimiliki untuk disiapkan mengangkut sampah di beberapa lokasi tempat wisata.
” Keberadaan sampah di tempat wisata menjadi bahan evaluasi kita juga, tapi Dinas LH akan segera menerjunkan dua puluh truk sampah untuk mengangkut sampah yang dihasilkan dari para pengunjung yang saat ini menumpuk di tempat obyek pariwisata, terakhir saya ucapkan selamat menikmati liburan di kabupaten Garut, tetap menjalankan Protokol Kesehatan dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat” pungkasnya.










