
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT -Bupati Garut Rudy Gunawan mempersilakan Paguyuban Otomotif Garut untuk memanfaatkan jalan by pass Sigobing dan Jamani sebagai arena menyalurkan hobi otomotif anggota paguyuban ini. Rudy memberikan catatan, para anggota paguyuban harus terlebih dahulu mengantongi ijin dari pihak kepolisian jika ingin memanfaatkan jalan by pass tersebut.
Hal ini dikatakan Rudy saat menghadiri Pelantikan Pengurus Paguyuban Otomotif Garut (POG) Periode 2017-2019 pada Sabtu, 3 Februari 2018 di Aula Pendopo Garut.
“Bila Perlu Pemda akan mempersilahkan Jalan By pass Sigobing hingga Jamani selesai pembangunannya untuk digunakan arena trek motor dengan persetujuan dan izin dari Kepolisian tentunya,” kata Rudy.
Rudy menyambut baik dengan keberadaan Paguyuban ini dalam mempersatukan komunitas pecinta otomotif yang ada di Kabupaten Garut. Kata dia, sudah kewahiban pemerintah mendukung penuh keberadaan komunitas otomotif. Karena pemilik kendaraan bermotor juga menjadi penyumbang pajak yang cukup potensial.
“Dengan adanya POG diharapkan bisa mengakomodir komunitas motor yang ada di Garut dalam menyalurkan hobi remaja Garut pencinta Automotiv lebih baik lagi.
Tidak dipungkuri pemilik kendaraan baik roda dua maupun roda empat turut andil dalam membangun Garut melalui pajak kendaraan yang dibayar setiap tahunnya. oleh karena itu Pemda harus turut memberi fasilitas kepada warganya, salah satunya pencinta automotif yang menyumbangkan pendapatan daerah melalui pajak. Oleh karena itu Pemda akan membangun Sircuit motor bagi mereka yang memiliki hobby balap apalagi membawa nama Garut di arena balap baik lokal, nasional apalagi internasional, asal jangan lupa bayar pajak kendaraan,” ujar Rudy.
Rudy juga memaparkan, pertumbuhan kendaraan roda 2 dan roda 4 di Kabupaten Garut dari tahun ke tahun terus meningkat, dengan pertumbuhan itu berdampak pada kemacetan yang saat ini sering terjadi, stas dasar itu Pemda Garut saat gencar membangun jalan baru.
“Ada Jalan By pass Kadungora-Banyuresmi,By pasa Gobing-Hampour, lingkar Karangpawitan – Wanaraja dan Lingkar Limbangan – Malangbong, serta beberapa jalan di Garut Selatan. Ini semua untuk mengatasi Kemacetan dan memperlancar ekonomi masyarakat Garut,” ungkapnya.

Bupati Garut berpesan, para penghobi Automotive bisa menjaga keamanan, ketertiban serta jangan sampai mengganggu Pengguna jalan apalagi ada kekerasan sesama penghobi motor lainnya. Tambahnya,
“Karena kita sadulur, salembur sajalan di Kabupaten Garut ini. Satu lagi, saya mempersilahkan fasilitas Pendopo dan halamannya dijadikan tempat pertemuan dan kegiatan agar supaya bisa terorganisir,” pungkasnya.
Sementara itu ketua POG, Fuzia memamparkan, keberadaan POG bertujuan menertibkan seluruh club club motor automotif yang ada di Kabupaten Garut bisa turut andil dalam membangun Garut melalui kegiatan yang bermanfaat.
“Baik melalui touring bakti sosial atau membantu mempromosikan unggulan – unggulan produk maupun wisata yang ada di Garut. Saat ini POG memiliki anggota 45 Club dari berbagai komunitas motor mobil yang ada di Kabupaten Garut dengan Slogan Sadulur, Sajalan,” jelasnya.











