Caleg Ini Menawarkan Program ‘ Kematian’

10.246 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Memasuki masa kampanye pemilihan legislatif (Pileg)tahun 2019, setiap caleg mulai blusukan ke setiap wilayah atau daerah pemilihannya masing-masing.

Para caleg ini mengangkat isu pendidikan, kesehatan, infrastruktur serta sosial masyarakat itu jadi jargon setiap caleg dalam melakukan sosialisasi kepada para konstuennya di setiap daerah pemilihan yang dikunjungi oleh para caleg tersebut.

Tetapi lain halnya, yang dilakukan oleh salah satu caleg perempuan bernama Indiska Handiana Mughni, M.Ikom, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. Caleg dengan daerah pemilihan (Dapil) V (lima) Kota Bandung (Regol, Buahbatu, Bandung Kidul, Rancasari dan Gedebage) melakukan blusukan atau sosialisasi di kawasan padat penduduk, contohnya di di lingkungan RW 01 Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol. Dalam sosialisasinya itu, Indiska panggilan akrabnya, menitik beratkan kepada program sosial masyarakat dan ekonomi kerakyatan. Untuk sosial masyarakat dirinya akan memperjuangkan serta memberikan jaminan fasilitas berupa bantuan santunan orang yang meninggal dari mulai 1, 5 juta, 2, 5 juta hingga 5 juta rupiah.

“Semua itu akan, saya lakukan ketika dipercaya oleh masyarakat di dapil ini. Tetapi, untuk program tersebut, sebetulnya sedang berjalan dilakukan oleh saya yang berkejasam dengan Yayasan Pakar Indonesia serta di backup secara penuh oleh perusahaan ansuransi jiwa ternama, yakni sinarmas syariah,” katanya ketika ditemui Buana Indonesia disela-sela sosialisasi dan kampanye di wilayah RW 01 Kelurahan Pasirluyu, kemarin.

Program santunan bagi orang yang meninggal ini, kata Indiska, sebaiknya akan ideal jika dijadikan sebuah regulasi oleh Pemerintah Kota Bandung dalam melakukan programnya bagi masyarakat.

“Akan tetapi, saat ini masih ada kendala dalam membentuk regulasi itu jikalau tidak ada badan legilasi di DPRD. Makanya, saya dalam pencalegan ini bertekad dan berjuang untuk mendorong agar regulasi ini bisa berjalan dan masuk agenda bagi pemerintah kota bandung kedepannya.”Ujarnya.

Untuk program ekonomi kerakyatan, lanjut Indiska, akan memberikan sebuah terobosan baru dengan membuka cara pandang masyarakat juga kepada para kaum milineal akan lebih giat dan memiliki usaha sendiri.

Dirinya kedepan akan mencoba membuka peluang yang seluas-seluas kepada masyarakat dan kaum milineal untuk mengandeng pemerintah atau steakholder lainnya akan lebih peduli dan membantu akses usahanya tersebut kepada masyarakat dan para kaum milineal. “Jika hal ini, bisa terwujud saya jamin pertumbuhan perekonomian di kota ini akan tumbuh serta angka pengangguran akan berkurang.”Tukasnya.

Untuk itu, lanjut Indiska, jika dirinya dipercaya serta diamanahkan oleh masyarakat di dapil V untuk menjadi keterwakilan di legislatif nanti, akan lebih memprioritaskan dibidang sektor sosilal masyarakat dan ekonomi kerakyatan. “Jika bidang lainnya, saya rasa hampir tercover oleh anggaran dari pemerintah selama saat ini,” imbuhnya.