Capaian Vaksinasi Meningkat, Dinkes Pastikan Bulan April Pandeglang Bebas dari Covid -19

12.478 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan bahwa selama bulan Maret 2022, kasus Covid -19 di Kabupaten Pandeglang terus mengalami penurunan.

Advertisement

Dewi memastikan, bahwa Kabupaten Pandeglang akan terbebas dari pandemi Covid-19 pada awal April 2022. Hal tersebut dikatakan Dewi saat ditemui Buanaindonesia.co id di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, pada 4 April 2022.

“Penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Pandeglang terjadi sejak bulan Maret 2022, dan di akhir Maret kasusnya sudah tidak ada. Mudah – mudahan Covid-19 tidak ada lagi di Kabupaten Pandeglang, dan kita berharap di bulan suci ramadhan nanti bisa beribadah secara khusu dalam kondisi sehat,” ungkap Dewi.

Menurut Dewi, hal tersebut juga tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang telah bersama – sama dengan Pemerintah dalam mensukseskan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Pandeglang.

“Ini semua berkat kerja keras kita semua, baik itu pemerintah, TNI, Polri maupun masyarakat yang telah mematuhi prokes secara ketat serta mensukseskan vaksinasi Covid-19,” tandasnya.

Dewi menjelaskan, bahwa pada tanggal 20 – 26 Maret 2022, pihaknya mencatat untuk perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan atau Positivity rate mencapai 4.37 persen.

“Untuk Positivity rate periode 20 – 26 Maret 2022, mencapai 4.37 persen dengan keterangan berdasarkan data KPCPN dosis 1 sebanyak 80.15 persen, dosis 2 sebanyak 58.10 persen dan dosis 3 sebanyak 2.43. Sementara untuk Positivity rate menurut data manual dosis 1 sebanyak 80.91, dosis 2 sebanyak 58.68 dan dosis 3 sebanyak 3.0,”jelasnya.

“Kemudian untuk capaian vaksinasi SDM Kesehatan menurut data KPCPN dosis 1 sebanyak 126.24 persen, dosis 2 sebanyak 120.29 persen dan dosis 3 sebanyak 80.69. sementara menurut data manual dosis 1 sebanyak 128.0 persen, dosis 2 sebanyak 120.3 persen dan dosis 3 sebanyak 81.69,”sambungnya.

Lebih lanjut Dewi juga menyampaikan, untuk capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun, remaja, lansia dan pelayan publik juga mengalami peningkatan.

“Data terbaru untuk vaksinasi lansia dosis 1 sebanyak 76.37 persen, dosis 2 sebanyak 44.71 persen dan dosis 3 sebanyak 2.32 persen. Sementara untuk data manualnya dosis 1 sebanyak 76.43, dosis 2 sebanyak 44.7 dan dosis 3 sebanyak 2.3 persen. Kemudian untuk capaian vaksinasi anak menurut data KPCPN dosis 1 mencapai 29.62 persen, dosis 2 mencapai 12.09 dan menurut data manualnya untuk dosis 1 sebanyak 33.72 dan dosis 2 sebanyak 16.20 persen,”ujarnya.

“Sementara untuk capaian vaksinasi remaja berdasarkan data KPCPN dosis 1 mencapai 74.73 persen, dosis 2 mencapai 55.67 persen dan menurut data manual dosis 1 sebanyak 75.46 persen, dosis 2 sebanyak 55.67 persen. Kemudian untuk capaian vaksinasi pelayanan publik berdasarkan data KPCPN dosis 1 mencapai 142.51 persen, dosis 2 mencapai 127.99 persen dan dosis 3 mencapai 4.74 persen. Sementara menurut data manualnya dosis 1 sebanyak 142.8 persen, dosis 2 sebanyak 128.0 dan dosis 3 sebanyak 4.7 persen,” pungkasnya