BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Sempat mengeluarkan pernyataan kekecewaannya atas pengerjaan perbaikan jalan di Dinas PUPR, hari ini, Senin 4 April 2022, Bupati Garut H Rudy Gunawan didampingi Asisten Daerah Bidang Ekonomi Toni Tisna Sumantri serta tim percepatan melaksanakan monitoring pengerjaan jalan di wilayah kecamatan Leles dan Kadungora.
Bupati Garut mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung kualitas pengerjaan jalan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga .
” Kita menggunakan beton Ready Mix K 350, ini menjadi solusi atas ketidaknyamanan warga masyarakat Garut akibat banyaknya jalan rusak dan berlubang” kata Bupati Garut.
Rudy menyampaikan, kerusakan jalan yang ada saat ini diakibatkan oleh curah hujan yang intensitasnya cuku tinggi di kabupaten Garut.
” Hari ini kita mulai perbaikan – perbaikan itu dan tentu kami berharap berbaikan itu akan tuntas sampai tahun 2023, termasuk jalan provinsi yang menuju ke Pameungpeuk dan Bungbulang yang akan dikerjakan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat” ucap Rudy.
Untuk itu lanjutnya, pihaknya mohon maaf atas ketidaknyamanan selama ini, namun sekarang kita telah memulai merekontruksi jalan – jalan rusak tersebut.
” Seperti saat ini, jalan yang ada di Selamanja sepanjang Tiga Kilo meter yang diperbaiki menggunakan betonisasi, semoga menjadi soluso ketidaknyamanan warga saat ini” pungkasnya.
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Sempat mengeluarkan pernyataan kekecewaannya atas pengerjaan perbaikan jalan di Dinas PUPR, hari ini, Selasa 4 April 2022, Bupati Garut H Rudy Gunawan didampingi Asisten Daerah Bidang Ekonomi Toni Tisna Sumantri serta tim percepatan melaksanakan monitoring pengerjaan jalan di wilayah kecamatan Leles dan Kadungora.
Bupati Garut mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung kualitas pengerjaan jalan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga .
” Kita menggunakan beton Ready Mix K 350, ini menjadi solusi atas ketidaknyamanan warga masyarakat Garut akibat banyaknya jalan rusak dan berlubang” kata Bupati Garut.
Rudy menyampaikan, kerusakan jalan yang ada saat ini diakibatkan oleh curah hujan yang intensitasnya cuku tinggi di kabupaten Garut.
” Hari ini kita mulai perbaikan – perbaikan itu dan tentu kami berharap berbaikan itu akan tuntas sampai tahun 2023, termasuk jalan provinsi yang menuju ke Pameungpeuk dan Bungbulang yang akan dikerjakan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat” ucap Rudy.
Untuk itu lanjutnya, pihaknya mohon maaf atas ketidaknyamanan selama ini, namun sekarang kita telah memulai merekontruksi jalan – jalan rusak tersebut.
” Seperti saat ini, jalan yang ada di Selamanja sepanjang Tiga Kilo meter yang diperbaiki menggunakan betonisasi, semoga menjadi soluso ketidaknyamanan warga saat ini” pungkasnya.










