Clean and Clear Rekrutmen Anggota Polri Menuju Polri Yang Modern Dan Terpercaya

22.650 dibaca
Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si didampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto , M.Si, saat pelaksanaan pakta integritas menuju clean and clear rekrutmen anggota Polri TA 2018, Jumat 13 April 2018 (BUANA INDONESIA NETWORK/Suryadi).


BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG,- Menuju Kepolisian Republik Indonesia menjadi sebuah institusi yang paripurna, organisasi yang profesional, modern dan terpercaya. memandang bahwa proses rekrutmen anggota Polri saat ini memegang posisi penting dalam proses tumbuh berkembangnya institusi Polri. Sebagaimana ‘Adagium Garbage In Garbage Out’, maka kesalahan dalam proses rekrutmen menyebabkan Polri tidak akan mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik karena diawaki oleh orang-orang yang sebenarnya tidak qualified (berkualitas) sedari awal. Buruk kualitas bahan bakunya, maka hasilnya akan buruk pula.

Salah satu yang menyebabkan rekrutmen yang buruk ini adalah ketidak-profesional-an panitia karena adanya berbagai gangguan yang terjadi, seperti adanya KKN.

Advertisement

Kapolri melalui Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Drs Arief Sulistyanto, MSi menyadari Hal itu dan menjadikan proses seleksi dan rekrutmen sebagai salah satu prioritas program kerjanya dengan slogan yang sangat terkenal, yaitu: Clear and Clean menuju SDM Polri yang unggul dan kompetitif. Segala bentuk percaloan, KKN, ‘katebelece’ atau sponsorship, suap dan hal lain yang merusak proses rekrutmen akan diberantas habis hingga ke akar-akarnya. Seluruh komponen yang terlibat, seperti Panitia, peserta, orang tua dan pengawas. Untuk itu, seluruh komponen yang terlibat selama proses rekrutmen anggota polri diminta komitmennya melalui sumpah kepada Tuhan yang maha esa dan pernyataan tertulis berupa penandatanganan pakta integritas, paparnya saat menghadiri pelaksanaan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka Penerimaan Anggota Polri Terpadu T.A 2018 yang digelar Polda Jawa Barat melalui Biro SDM Polda Jabar, di Gelora Bandung Lautan Api, Jumat 13 April 2018.

Ditegaskan oleh Irjen Pol Drs Arief Sulistyanto, MSi, jika ditemukan masih adanya kecurangan dan praktek yang melanggar proses rekrutmen anggota Polri, “tindakan nyata disiapkan bagi pelanggarnya hingga berupa pidana,” tegasnya.

Asisten SDM Kapolri juga mengatakan bahwa selaku panitia pusat akan menjamin dalam rekrutmen anggota polri tahun ini tidak akan ada lagi KKN ataupun katebelece/titipan titipan.

“Jika ada yang menemukan masih ada seperti itu, saya meminta agar masyarakat segera melaporkan kepada Kapolda atau Propam dan akan ditindaklanjuti secara serius. Dengan adanya pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini berarti semua pihak telah berikrar dan berjanji hakekatnya kepada Allah SWT untuk mengikuti prosedur secara sungguh sungguh. Saya mengharapkan tidak ada yang mengingkari sumpah lagi,” pungkasnya.

Kegiatan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka Penerimaan Anggota Polri Terpadu   T.A. 2018  dipimpin oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, M.Si, selaku ketua panitia daerah Jawa Barat dan dihadiri langsung oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM Kapolri) Irjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si sebagai ketua pelaksana nasional.