Covid Terus Melonjak, Pemkab Garut Siapkan Ruang Perawatan

16.592 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Melonjaknya Kasus Konfirmasi Covid 19 memaksa Pemerintah Kabupaten Garut untuk menambah ketersediaan ruang isolasi dan ruang perawatan, untuk itu Pemkab Garut telah menambah 150 Bed guna mengantisipasi lonjakan pasien Covid 19.

Dihadapan awak media Bupati Garut H Rudy Gunawan mengatakan, meski lonjakan Konfirmasi Covid ( KC ) terus melonjak, Pemkab Garut telah mengantisipasinya dengan menyediakan bed tambahan dan ruang perawatan.

Advertisement

” Kita sudah nambah kurang lebih 150 Bed yah, kita juga memperbanyak di mana dari 500 Bed di puskesmas kita gunakan, untuk status sendiri kita masih di zona oranye ” kata Bupati Garut, Rabu 9 Juni 2021.

Namun lanjut Rudy, perlu diketahui juga untuk masyarakat, bahwa saat ini apabila ada KC yang tanpa gejala disarankan untuk Isolasi Mandiri ( Isoma ) dengan pengawasan petugas kesehatan.

” Kita perjelas ke masyarakat, kami mohon maaf, jadi untuk yang positif tidak bergejala meskipun positif di rumah saja ( Isoma ), kita akan buka Call Center yang dapat dihubungi kapan saja, nanti didatangi oleh petugas Puskesmas” terangnya.

Ditambahkan Rudy, bagi pasien yang biasa saja akan dilayani oleh Puskesmas.

” Jadi kalau datang ke RSUD pun, nanti akan dikembalikan untuk berobat ke Puskesmas, RSUD itu hanya untuk yang berpenyakit berat, yang harus mendapatkan penanganan langsung dokter spesialis dan memerlukan alat khusus, kan ada RS tipe D, ada Nurhayati, Intan Husada, Medina atau RS Guntur itu bisa dijadikan rujukan berobat, kalau RSUD dr Slamet kan tipe B” tambah Rudy.

Bupati Berharap, agar masyarakat lebih waspada dan berhati – hati dalam beraktifitas, jangan mengindahkan himbauan untuk menjalankan protokol kesehatan.

” Kini kita tidak tahu mana kawan mana lawan, karena virus bisa menyerang siapa saja, satu hal yang perlu saya tekankan tolong patuhi dan laksanakan prokes dalam kehidupan sehari – hari, semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada kita semua” doa Rudy Gunawan.