Darurat Covid 19, Pemkab Garut Segera Berlakukan PSBB Mikro

17.510 dibaca
Darurat Covid 19, Pemkab Garut Segera Berlakukan PSBB Mikro

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan menggelar rapat darurat Covid 19 di Pameungkang kabupaten Garut, Sabtu 19 September 2020, rapat ini di gelar setelah ditemukannya 21 kasus Positif Corona dan dinyatakan Garut Darurat Covid 19 oleh Bupati Garut.

Hadir dalam kegiatan Bupati Garut H Rudy Gunawan, Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah, Dandim Garut Letkol Czi Deni Iskandar, Kejari Garut Sugeng Hariadi, Ketua pengadilan negeri Garut H Hasanudin, Asisten daerah 1 H Nurdin Yana, Asisten daerah 2 Toni Tisna Somantri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Maskud, Kepala satpol PP Garut Hendra Gumilar, Kepala Dinas DPMPT Garut Eko Julianto, Kepala Dinas pemadam kebakaran Garut Aah, Kepala BPBD Garut Firman, Kepala dinas sosial kabupaten Garut diwakili, Direktur RSUD Dr Slamet Garut Husodo Adi, Camat Sukawening, Camat Karangpawitan, Camat Cikajang, Camat Cilawu, Camat Bayongbong, Camat Garut Kota, Wakapolres Garut, Sekretaris Dinas Kesehatan Garut, Wakil direktur RSU dokter Slamet Garut.

Mau Kaya? iIkuri Kursus Online Program Kaya ini Gratis

Advertisement

Dikatakan Bupati Garut, saat ini Pemkab Garut menganggap ada kejadian luar biasa yaitu adanya klaster yang harus diwaspadai yakni klaster costarea.

” Saya meminta jangan sampai klaster ini ternyata banyak dan ada di kabupaten Garut, yang kedua mengenai proses yang berhubungan kedisiplinan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam rangka menekan terjadinya penyebaran virus Corona ini kurang mendapatkan respon yang begitu masif dari warga masyarakat, meskipun langkah – langkah telah kita laksanakan” kata Bupati Garut.

Disampaikan Bupati, sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah untuk tidak boleh lengah bagi yang berhubungan dengan keselamatan rakyat.

“Maka presuasif untuk melindungi masyarakat harus kita tingkatkan lagi” ucapnya.

Untuk itu sambung Bupati Rudy, dari hasil rapat ini ada beberapa keputusan yang di ambil diantaranya Pemkab Garut akan segera melakukan PSBB secara Mikro di beberapa tempat dan kampung, kajian kita menunggu hasil kajian dari Dinas Kesehatan, yang kedua adanya peningkatan disiplin berdasarkan Perbup No 47 tahun 2020, yang menyangkut penegakan disiplin melalui operasi Yustisia, yang selanjutnya diadakan jam malam mulai jam 10.00, kita tidak menutup pusat keramaian tetapi kita mengatur dan membatasi jumlah tamu guna menerapkan sosial distancing, selanjutnya secara situasional kita akan membuka tutup jalur – jalur tertentu yang akan ke kota, untuk hal yang berhubungan dengan daerah yang ada kasus positifnya segera lakukan pendekatan, bagi dinas kesehatan yang akan mengambil warga yang positif wajib berkoordinasi dengan kepala desa, serta wajib didampingi oleh 3 pilar yang ada di desa tersebut, dan kepada Dinas Damkar untuk segera melakukan penyemprotan dengan sesuai arahan dari Dinas Kesehatan” pungkasnya.