Dedi Mulyadi: Mungkin DPD Partai Golkar Saking Sayang Kepada Saya

9.295 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Diusungnya Ridwan Kamil oleh DPP Partai Golkar, sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat pada pilkada serentak 2018, mengundang tanya untuk seluruh kader se Jawa Barat.

Karena pada dasarnya Partai Golkar sendiri mempunyai kader terbaik yakni Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menjadi bakal calon Gubernur Jawa Barat.

Advertisement

Sehingga hari ini tanggal 6 November 2017. DPD I Partai Golkar Jawa Barat menggelar konfrensi pers di Kantornya Jalan Maskumambang, kota Bandung terkait sikapnya di Pilgub Jawa Barat ini.

Ketua DPD I Partai Golkar Dedi Mulyadi didampingi langsung oleh pengurus dan ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kota se Jawa Barat mengatakan, sebagaimana pihaknya pahami bahwa ada dinamika politik yang sangat kuat yang terjadi di tubuh DPP Partai Golkar dan ada beberapa pernyataan yang diucapkan oleh Sekretaris Jendral DPP partai Golkar Idrus Marham, mengenai pemilihan gubernur di jawa barat.

“Kita sudah menyaksikan seutuhnya dan sepenuhnya beredar di media sosial, dalam berita-berita online dan muncul di layar kaca bahwa pada hari sabtu yang lalu abang kita Idrus Marham sudah memperlihatkan surat rekomendasi DPP Partai Golkar untuk pemilihan Gubenur Jawa Barat tahun 2018 tepatnya hari rabu 27 Juni, dan memberikan rekomendasi untuk oasangan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien,” ungkap Dedi Mulyadi.

Tentunya, semua orang pasti bertanya bagaimana sikap Ketua DPD I Partai Golkar yang disebut-sebut sebagai kandidat calon Gubernur.

“Sehingga kami keluarga besar DPD Golkar Provinsi Jawa Barat sangat memahami apa yang menjadi keputusan DPP, jadi kalimatnya kami sangat memahami,” ungkapnya.

Sehingga, secara pribadi dirinya  menganggap bahwa ada proses pendewasaan politik yang dilakukan kepadanya saat ini.

” Yaitu bahwa DPD partai Golkar sangat sayang kepada saya, dan saking sayangnya saya terus menerus di uji kesabarannya diuji kecerdasannya, diuji kecermatannya, sehingga bagi saya orang yang setiap hari sering merenung maka saya mendapatkan pelajaran hikmah yang besar dimana saya didewasakan di dalam politik dimatangkan dalam kepemimpinan dan dicerdaskan hati saya,” tandasnya.