BANDUNG – Nampaknya Pemerintah Provinsi Jawa Barat tak mau perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional ( PON ) ke XIX menjadi tidak sempurna . Segala upaya dilakukan Pemprov Jabar untuk mensukseskan perhelatan itu, termasuk mempersiapkan insfrastruktur jalan. Terkait ini, pemprov Jabar terus mengawal percepatan pembangunan Tol Soreang – Pasirkoja (Soroja) untuk memastikan bisa beroperasi pada saat pembukaan PON pada 17-29 September 2016 mendatang.
Dikatakan Sekretaris Daerah ( Sekda ) Pemprov Jabar, Iwa Karniwa pembangunan Tol Soroja ini akan terus dikawal. Segala permasalahan terkait pembangunan To Soroja langsung ditangani
“Tol Soroja dikawal terus, evaluasi dilakukan hari perhari. Permasalahan ditangani langsung. Beberapa sudah teratasi, yang lainnya kita siapkan langkah yang lebih maksimal lagi,” kata Iwa
Iwa menambahkan kendala yang ada sudah diinventarisasi dan penyelesaian terus dilakukan. Iwa juga menyatakan proses penyelesaian ganti rugi lahan juga terus dilakukan upaya penyelesaian. Ia mengakui, ada sejumlah lahan yang masih belum menemukan harga yang disepakati terkait ganti rugi. Namun Pemprov Jabar terus melakukan pendekatan dan menyiapkan langkah berikutnya untuk memastikan semuanya bisa tuntas.
” Pada September nanti jalur mungkin belum rampung seutuhnya, tapi kami pastikan bisa dilintasi,” kata Iwa.
Tol Soroja merupakan akses menuju kawasan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung yang akan menjadi lokasi pembukaan dan penutupan PON di Jawa Barat. Selain itu, jalur tol itu merupakan akses untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan jalan Kopo dan Sayati yang saat ini merupakan akses utama menuju Soreang, ibukota Kabupaten Bandung.










