Dewisnu Foundation Banten Audensi Dengan Dispar Provinsi Banten

8.228 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, SERANG BANTEN – Desa Wisata Nusantara foundation Perwakilan provinsi Banten salah satu pentahelix pariwisata sebagai garda depan dalam pengembangan desa wisata menuju desa yang maju dan berdaya saing , melakukan audiens dengan kepala dinas pariwisata provinsi Banten beserta jajarannya. Rabu 17 Maret 2021.

Advertisement

Pertemuan terswbut dimaksud untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan tentang keberadaan yayasan Desa Wisata Nusantara yang telah terbentuk di 34 provinsi dan 201 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berkantor pusat di Ubud Gianyar Bali dengan ketua umum Bapak Mangku Kandia, termasuk provinsi Banten lengkap dengan kepengurusan di 8 kota/kabupaten di Banten hadir juga dalam pertemuan tersebut, selain dari pada itu Bapak Samsul selaku kepala perwakilan Dewisnu Foundation. Dalam acara audensi tersebut disampaikan visi dan misi dewisnu foundation secara gamblang.

Drs.M.Agus Setiawan.A.W. M.Si selaku kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten menyambut baik keberadaan dewisnu foundation Banten dan diharapkan dapat bersinergi bergandengan tangan untuk membangun desa desa di wilayah provinsi Banten karena berdasarkan laporan bidang destinasi dinas pariwisata provinsi Banten

” Saat ini baru ada 37 desa wisata rintisan, tentunya ini menjadi PR kita bersama terlebih saya baru beberapa bulan menjabat sebagai kepala dinas pariwisata provinsi Banten,” ungkapn Kadis Parawisata.

Kegiatan festival desa wisata Nusantara yang telah diselenggarakan di tahun 2018 dan 2019 oleh dewisnu foundation di Ubud Gianyar Bali dan Desa Wisata. Academi hendaknya dapat dimanfaatkan untuk promosi desa wisata dan peningkatan SDM di Desa Wisata di Provinsi Banten, kegiatan serupa akan diselenggarakan pada tahun 2023 setelah pandemic berakhir.

” Desa Wiasata Banyu Biru menjadi catatan penting yang akan diselaraskan dengan program yang sudah dibuat oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Tutur Ofat Sofwatuddin selaku wakil kepala perwakilan Dewisnu Foundation Banten. Pertemuan audiensi berjalan dengan hangat ,penuh keakraban namun tetap menerapkan prokes .

Beberapa masukan dari perwakilan Dewisnu Foundation kabupaten/kota sebagaimana disampaikan oleh Basit Joma atau akarab di panggil Ki Sunda dari Desa Wisata Banyubiru bahwa pentingnya kerjasama kroyokan dinas atau OPD lainnya dalam membangun desa wisata.

” Kami berharap Desa Wisata Banyu Biru menjadi agenda penting bagi Dinas Parawisata Provinsi Banten, agara terus terkenal dan di kenal oleh dunia parawaisata, terutama inprastuktur yang belum bigitu memadai, maka ini harus menjadi perhatian serius Dinas Parawisata Banten,” tandasanya

Diakhir acara ketua perwakilan Dewisnu Foundation Banten menyerahkan buku yang berisi profile , legalitas dan program program yang telah dan akan diselenggarakan oleh dewisnu foundation kepada kepala dinas pariwisata provinsi Banten yang dilanjutkan dengan photo bersama.Pertemuan audiensi berjalan dengan hangat ,penuh keakraban namun tetap menerapkan prokes .