Di Apel Pagi, Bupati Garut Singgung Soal Kinerja ASN

5.066 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Rendahnya Indek Pembangunan Masyarakat ( IPM ) menjadi sorotan Bupati Garut H Rudy Gunawan saat memimpin apel pagi gabungan sekaligus pelantikan pejabat administrator dan fungsional di lingkungan kepegawaian Pemerintah Kabupaten Garut, Senin 30 Desember 2019.

Dikatakan Bupati , nilai IPM kabupaten Garut sangat rendah dibantingkan rata – rata nilai IPM yang ada di provinsi Jawa Barat yang saat ini berada di angka 71.

Advertisement

” Garut berada di angka 65, sangat jauh sekali dibawah nilai rata – rata kabupaten/kota di Jawa Barat, Bahkan saya malu ketika di Istana Merdeka kabupaten Garut terpangpang sebagai kabupaten yang nilai IPM nya rendah” kata Bupati.

Masih kata Bupati, rendahnya IPM dan turunnya angka kemiskinan di kabupaten Garut merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai pengelola pemerintahan, kinerja kita dipertanyakan oleh masyarakat Garut.

” Kita harus bisa lebih serius lagi dalam bekerja, terutama Dinas Pendidikan, karena Disdik yang membuat IPM kita Ambrol sampai 65, untuk saya minta Sekda lakukan mutasi besar – besaran di Disdik dan seluruh SKPD yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat atau layanan umum saya minta di evaluasi lagi” pinta Bupati Rudy Gunawan.

Lanjut Bupati, kita harus menyadari bahwa pergaulan kita di lingkungan pemerintah IPM merupakan salah satu indek prestasi dalam mengelola pemerintahan, sangatlah memalukan ketika IPM kita dibawah rata – rata.

” Kita akan serius menyelesaikan masalah ini, kita punya aturan yang diatur oleh undang – undang, jadi saudara – saudara 6 bulan kita minta evaluasi kinerja, ada yang tidak puas silahkan PTUN atau lapor Ombusman” papar Rudy Gunawan.

Terakhir Bupati mengingatkan kembali jiwa korsa sebagai ASN untuk kebersamaan bekerja sama dalam memperbaiki IPM kita demi kemajuan kabupaten Garut menuju Garut Bertaqwa, Maju dan Sejahtera.

” Untuk yang baru dilantik juga saya harap bekerja dengan maksimal, Insya Allah saya bisa bekerjasama dengan siapa saja asal bertanggungjawab, tidak bisa bertanggungjawab hanya ingin menikmati jabatannya saja mohon maaf” pungkasnya.