

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Gerakan Hejo, sebuah organisasi yang memiliki konsentrasi di bidang lingkungan menengarai kerusakan alam di Jawa Barat semakin memburuk. Komitmen pemeritah pusat dan daerah dinilai tidak berpihak pada kelestarian lingkungan di Indonesia, utamanya di Jawa Barat. Dalam waktu dekat organisasi ini mengancam akan memejahijaukan kepala daerah di Jawa Barat yang dianggap berkontribusi pada pengrusakan lingkungan.
Eka Santosa Ketua Umum Gerakan Hejo mengungkapkan keprihatinan kondisi terakhir lingkungan di Jawa Barat ini. Jika seorang kepala daerah memberikan ijin eksploitasi lingkungan misalnya, dengan melanggar perundang-undang ataupun peraturan daerah dapat diartikan sebagai pidana
” Bukan tambah membaik, malah baru hujan sebentar saja sudah terjadi banjir dan longsor dimana-mana. kalau kepala daerah memberikan ijin dengan melanggar perundang-undang peraturan daerah artinya kan dipidana,” kata Eka, selasa 24 Oktober 2017.
Eka mengaku mendapat banyak aduan dari seluruh daerah di Jawa Barat terkait pelanggaran – pelanggaran terkait UU lingkungan ataupun peraturan daerah. Cianjur, Garut, Sumedang dan Tasikmalaya adalah daerah – daerah yang ditengarai banyak terjadi pengrusakan lingkungan. Eka juga menyebut soal hutan tutupan yang menjadi lahan pertanian
” Bagi-bagi tanah ternyata tak sesederhana seperti sekarang. Pikirkan juga dampak lingkungan ke depan. Kalau hutan tutupan dijadikan lahan pertanian, ini bahaya untuk kondisi lingkungan ke depan. Ini banyak dilapori oleh temen temen daerah khususnya tadi yang menelepon itu Cianjur, kedua Garut, ketiga Sumedang dan Tasikmalaya. yang menonjol bahkan di perkotaan banjir Tasik ( kota ) itu disebabkan karena ada mall di atas sungai, kalau kabupatennya soal Galunggung dan galian pasir, kalau sumedang yang dilaporkan itu Tampomas. Kalau Cianjur variablenya banyak ada pasir besi pengalihan fungsi lahan tidak berdasarkan tata ruang, ada sebuah industri yang membangun bahkan sudah melampaui batas dari ijin. Hal hal semacam itu tadi disepakati dalam rapat Gerakan Hejo, kalau ini tidak cepat diambil alih secara hukum kan bisa terus terus tidak bisa di bendung, ” jelas Eka
” Kita prisipnya kita akan memulai mengarahkan dan melaporkan bupati atau kepala daerah yang diduga dan punya data data kuat melakukan pelanggaran baik undang-undang maupun peraturan daerah“ tambahnya
Sementara itu, Sofyan, seorang aktivis lingkungan gerakan hejo mengancam akan memejahijaukan kepala daerah di Jawa Barat yang dianggap berkontribusi pada pengrusakan lingkungan
“ Sejak sekarang kita mengidentifikasi perusak lingkungan dari beberapa pimpinan daerah di Jabar. Tunggu saja, nanti dimejahijaukan,” kata Sofyan
Sekretaris umum Gerakan Hejo, Agus Warsito memastikan langkah hukum yang akan ditempuh Gerakan Hejo ini
“ Terdekat kami akan audiensi ke Kapolda Jabar dan Kajati Jabar terkait memejahijaukan para pemimpin daerah,” tegas Agus Warsito, Sekertaris Umum Gerakan Hejo.
( Wawancara : Muhammad Irfan – Transkrip : Ade Yusup – Data Foto : Deden Solihin)











