Dibanding Tahun lalu, Jumlah Pelanggaran Pada Minggu Pertama Operasi Zebra 2016 Meningkat Hampir 3 Kali Lipat

15.277 dibaca
AKBP Asep Pujiyono, S.IK Kasatlantas Polrestabes Bandung

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Kepolisian Resor Kota Besar ( Polrestabes ) Bandung merilis data jumlah pelanggaran lalu lintas di hari ketujuh digelarnya Operasi Zebra Lodaya 2016. Dalam data tersebut, Polrestabes menyebut jumlah pelanggaran meningkat tajam dibanding hari ketujuh Operasi Zebra 2015.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung, AKBP Asep Pujianto S.Ik, MH mengatakan, Pada tahun 2015 Jumlah pelanggaran di hari ketujuh Operasi Zebra tahun 2015 Jumlah pelanggaran mencapai 939, sedang pada Operasi Zebra tahun 2016 telah mencapai 2257 pelanggaran lalu lintas.

Advertisement

” Dibanding tahun 2015 dibanding 2016 jumlah pelanggaran meningkat . Pada minggu pertama ( Operasi Zebra) 2015 itu 939, sedangkan 2016 minggu pertama itu 2257, ” kata Asep

Lebih lanjut Asep memaparkan untuk jenis pelanggaran yang tidak menggunakan helm pada  operasi Zebra hari ketujuh tahun 2015 jumlahnya mencapai 118, sedang hari ketujuh Operasi Zebra tahun 2016 meningkat menjadi 331 pelanggar tidak menggunakan helm

” untuk jenis pelanggarannya, tidak menggunakan helm tahun 2015 jumlah 118 tahun 2016 331. untuk melawan arus (jumlahnya)  97, tahun 2016 200 (pelanggar).  Untuk jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran sepeda motor tahun 2015 sepeda motor 801 untuk 2016 1984. Mobil penumpang 2015 110, 2016 223, ” Tambah Asep

Berdasarkan profesi pelanggar, Polrestabes bandung juga merilis data yang sangat mengejutkan. Jumlah pelanggar masih didominasi oleh karyawan, mahasiswa dan pelajar

” Jenis pekerjaan pelaku pelanggaran itu jumlahnya karyawan tahun 2015 398, untuk 2016 1335. Mahasiswa ataupun pelajar tahun 2015 (jumlah pelanggar ) 205 orang, untuk 2016 516 (Pelanggar ), ” Jelas Asep

adv-star-publish

 stkip