Polisi Sinyalir Jumlah Rambu dan PJU yang Minim, Jadi Faktor Terjadinya Kecelakaan Di Bandung

26.048 dibaca

iptu-deden-juandi-sh

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Polisi mensinyalir jumlah Penerangan Jalan Umum ( PJU ) dan Jumlah rambu yang sangat minim sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas di Bandung.

Advertisement

Kepala Unit kecelakaan Lalu Lintas ( Laka Lantas ) Polrestabes Bandung, Iptu Deden Juandi, SH mengatakan, beberapa daerah rawan kecelakaan di Bandung ditemukan jalanan yang gelap dan minim rambu lalu lintas.

” Sebenarnya kita sudah sampaikan ke Dishub. Terutama untuk jalan Soekarno Hatta dan Jl AH Nasution. di Soekarno Hatta ( misalnya ), mengapa sering terjadi Laka ( Kecelakaan ) di jalur cepat, karena kalau saya melihat dari awal masuk jalur cepat di bunderan Cibiru ), itu sudah hilang ( rambu-rambu lalu lintasnya), tanda larangan masuk jalur cepat, silakan misalkan motor masuk jalur ke kiri, itu sudah tidak ada. Sampai depan Sampoerna Gede Bage itu ( masih) ada satu, kemudian setelah itu tidak ada. sampai perempatan Kiara Condong By Pass. yang kedua, penerangan, jalan yang banyak pohon itu ya, sepanjang Mapolda, Gede Bage ya, itu kan rimbun itu, itu kurang sekali, agak redup, terutama dari arah Cibiru ke arah Bandung. itu kurang sekali penerangan, kalau orang mau nyebrang saja, itu tidak keliatan kalau di jalur cepat. Kenapa ? saya pernah membuktikan subuh dan malam. Itu selanjutnya di Jalan AH Nasution, itu depan Zipur, itu kan ada pembatas jalan yang barrier yang beton, itu sering terjadi mobil ataupun motor yang menabrak Barrier yang beton itu, ” Kata deden

stkip

Lebih lanjut Deden mengatakan, pihaknya telah membuat kajian untuk ( diajukan ) ke Dishub,

” Kita buat surat saja ke Dishub ya. Kita sudah buat kajian. Kita lihat saja tindak lanjutnya ya, ” Tambah Deden

Polisi merilis data, sampai hari ketujuh digelarnya Operasi Zebra di Kota Bandung, Polisi telah menangani 7 Kecelakaan. Ini menurun dibanding pada hari ketujuh pada operasi Zebra 2015. Pada tahun lalu pada hari ketujuh Operasi Zebra 2015, Polisi memiliki data ada 14 jumlah kecelakaan lalu lintas.  Kendati jumlah kecelakaan menurun, jumlah pelanggaran pada hari ketujuh operasi Zebra 2016 meningkat dibanding pada hari ketujuh Operasi Zebra 2015. Pada tahun 2015 Jumlah pelanggaran di hari ketujuh Operasi Zebra tahun 2015 Jumlah pelanggaran mencapai 939, sedang pada Operasi Zebra tahun 2016 telah mencapai 2257 pelanggaran lalu lintas.

Agung Suryamal