Diduga Gegara Aksi Debt Collector, Kantor Adira Di Garut Diserbu Massa

7.118 dibaca

BUANAINDONESIA, JABAR – Diduga karena adanya oknum Debt Collector ‘ambil paksa’ motor konsumennya, kantor perusahan pembiayaan atau leasing Adira Pameungpeuk Garut diserbu massa. Massa tak terima atas perlakuan oknum debt collector leasing tersebut dan meminta pihak leasing bertanggung jawab atas tewasnya salah seorang warga.

Aksi massa yang mengaku berasal dari warga masyarakat desa Cikelet Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut ini terjadi pada selasa, 11 April 2017.

Dedi, koordinator aksi mengatakan oknum Debt Collector leasing tersebut melakukan aksi ambil paksanya pada minggu, 2 april 2017 sekitar pkl 14.00 lalu. Saat itu, korban, Roja, 14 tahun  berboncengan dengan Jajang 40 tahun dibuntuti oleh 3 orang debt Collector yang mengatas namakan adira

” Bermaksud mau ngambil motor yg di kendarai, karena panik akhirnya Roja jatuh dan kepalanya terbentur aspal. Roja meninggal dunia setelah sebelumnya di rujuk ke Rumah sakit,” ujar Dedi.

Sementara itu, Kapolsek Pameungpeuk AKP Saeful membenarkan adanya aksi unjuk rasa tersebut dan setelah melalui mediasi, akhirnya massa membubarkan diri.

Dalam aksi itu, seorang Anggota Polsek Cibalong Bripka Uun Supriada luka terkena pecahan kaca. Sementara kantor Adira cabang pameunpeuk rusak parah

,”Saat ini kantor diberi Garis Polisi,” pungkas Saepul.