Digugat, Eka Santosa Malah Tertawa

25.033 dibaca

BUANAINDONESIA. CO. ID, BANDUNG – Ketua Partai Berkarya Jawa Barat Eka Santosa membantah pemberitaan yang terkesan bahwa telah terjadi dualisme di tubuh Partai Berkarya. Mantan ketua DPRD Jabar ini menilai, pemberitaan itu sepihak. Kata Eka, partainya masih solid hingga kini.

”  Ini sangat terkesan di partai kami ada dua kepemimpinan. Itu tak benar, kami tetap solid,” kata Eka.

Advertisement

Diberitakan, kepemimpinan Eka Santosa di partai Berkarya digugat Adi Mulyadi.
Menurut Eka, kepemimpinan Adi Mulyadi sebagai Ketua DPW Partai Berkarya jauh hari oleh DPP Partai Berkarya telah diterbitkan Penarikan Surat Keputusan (SK) DPW Jawa Barat per 12 Mei (Jakarta – No. 096/B/DPP/BERKARYA/V/2017). Isinya, menarik SK juga membekukan pengurus DPW Jabar melalui SK No: SK62-DPW/DPP/BERKARYA/IV/2017 per 12 April 2017, di kepemimpinan Adi Mulyadi.

“Ada rentang waktu sekitar satu bulan lebih antara kepemimpinan saya sejak dapat mandat, dengan Saudara Adi Mulyadi. Logisnya, tak ada hubungan antaranya,” kata Eka.

Eka juga mengaku santai menghadapi gugatan Adi tersebut. Dirinya menilai gugatan Adi tidak berdasar

“Sebagai tergugat lll dalam gugatan ini, tak dijelaskan apa kapasitas saya? Geli, membacanya. Ketika mendapat mandat pun dari DPP Partai Berkarya (5 Juni 2017), secara administratif, organisatoris, rentang waktu itu tidak ada hubungan dengan saya sama sekali,” kata Eka.

Sambung Eka sejak awal dirinya justru menempatkan Adi dalam posisi terhormat sebagai salah satu pendiri partai di Jawa Barat

“Apa yang mau digugat dari saya?! Catat, sejak awal justru saya tempatkan secara terhormat Saudara Adi untuk merintis berdirinya partai ini di Jabar. Sama sekali tak terpikir untuk menjadikannya sebagai ketua DPW. Banyak saksinya di sini,” ujarnya.