Diminta Transparansi. Pak Kades Kok Marah-Marah

12.173 dibaca
Jpeg

Garut, Buanaindonesia.com – Masyarakat kecamatan Limbangan mempertanyakan berbagai keganjilan kebijakan-kebijakan dan penerapan anggaran di lingkungan mereka. Saat dikonfirmasi oleh awak media, sang lurah naik pitam.

Kepala desa Pasirwaru, Jana Sujana mengatakan semua hal yang dipertanyakan masyarakat dan media jelas jawabannya.

Advertisement

” ah sudahlah, semua kan jelas. Sesuai aturan ” Kata Jana

Sebelumnya masyarakat mengadu pada media terkait berbagai keluhan penerapan berbagai dana yang dikelola desa. Masyarakat menilai soal dana yang seharusnya turun untuk berbagai lembaga seperti Karang Taruna, PKK, LPM dan MUI tidak disalurkan. Tak hanya itu,terkait dana desa juga dinilai, dana yang seharusnya diterima oleh RT dan RW juga tidak sesuai. Penyaluran raskin juga sempat dipertanyakan oleh warga.

” 20 % Diadakan pelatihan itu sudah dilaksanakan ” Kata si Lurah
Namun ada pernyataan yang tidak sesuai dengan pernyataan kepala desa. Saat dilakukan ke lapangan termasuk ke aparat desa, desa tidak pernah digelar pelatihan dan pemantapan.

Dalam SPJ Dana Desa 2015 juga dicantumkan anggaran untuk pembangunan jalan 700 meter. Namun saat diklafifikasi ke kepala desa, dirinya menerapkan pembangunan jalan desa 400 meter.

” sudah 400 meter. Kenapa sih tanya-tanya terus itu ” Kata Jana.

Selain persoalan uang, masyarakat juga mempertanyakan sikap otoriter dalam kepemimpinannya. Fungsi aparatur desa seperti bendahara juga seperti tidak berfungsi. Seluruh dana yang turun langsung dipegang kepala desa.

” Nanti juga ada. Semua sudah dirapatkan. Berkali-kali saya jawab ” Begitu kata lurah dengan emosi.

Editor : M.I