Diskominfo Garut Beberkan Program Penguatan KIM di Kemenkominfo RI

2.771 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID  –
Dinas Kominfo Kabupaten Garut melaksanakan FGD (Focus Grup Discussion) bersama Subdit Kemitraan Komunikasi Publik Kemenfo RI, Jl. Merdeka Barat Jakarta Pusat pada Rabu (11 Desember 2019).

Acara dipimpin Kasubdit Kemitraan Komunikasi Publik, Helmi Hafid, dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Garut, Ubaidillah Syathori, Kasi Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Garut, Yan Agus Supianto, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Kabupaten Garut, Janur M.Bagus, para staf Kemenkominfo, dan Dinas Kominfo Garut.

FGD yang berjalan efektif dan santai itu, lebih menyoroti Iangkah-langkah program penguatan KIM di daerah. Helmi Hafid lebih menyoroti kemandirian KIM kedepan melalui karya-karya inovasi yang menopang Kemandirian KIM itu sediri. Helmi mengakui Kominfo hadir baru dari sisi regulasi, samentara dari sisi dukungan penguatan KIM sendiri belum maksimal.

Oleh karenanya, pihaknya sangat mendorong KIM di daerah untuk lebih masif menggelorakan eksistensi KIM, baik sisi kelembagaannya maupun akitivitasnya.

Selain itu, Kemenkominfo menyarankan agar dilakukan pemetaan KIM di daerah guna menjamin keberadaan KIM ke depannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Ubaidillah Syathori, mengungkapkan, Dinas Kominfo Garut, sangat mendorong upaya dan langkah FK- KIM Kabupaten Garut melalui RPJMD 2019-2024, dimana setiap kecamatan didorong untuk mendirikan KIM tingkat desa.

“Setiap kecamatan nantinya harus mendirikan minimal dua KIM desa. Sehingga 2024 minimal kami sudah punya 84 KIM Desa di 42 kecamatan,” kata Ubaidillah.

Sedangkan Ketua FK-KIM Kabupaten Garut, Janur M. Bagus, mengemukakan konsep Kemandirian melalui permanfaatan teknologi start up sebagai langkah mendorong keberlangsungan organisasi KIM yang mandiri.
Dari sisi payebaran informasi, didukung Dinas Kominfo Kabupaten Garut, kini telah dibuat aplikasi SIRIKAT (Sistem Informasi Rilis Cepat dan Akurat). Aplikasi ini memungkinkan setiap anggota KIM menjadi humasnya masyarakat dan pemerintah di daerah dia tinggal, “SIRIKAT diharapkan dapat meminimalisasi berita hoaksi, karena aplikasi ini telah melalui fase-fase layaknya berita yang memenuhi kaidah Jurnalistik.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, Widodo Muktiyo, mendukung upaya yang telah dilakukan FK-KIM di daerah, termasuk Kabupaten Garut yang telah bersinergi dengan Dinas Kominfo. Ia menegaskan penting nya perguatan baik dari sisi kelembagaan maupun regulasinya.

“Saya kira hadirnya negara perlu dilakukan, tidak hanya kelembagaannya, namun kita dukung dari sisi regulasinya,” ujarnya.